Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Sekretaris LBM PCNU Sumenep Wafat, Ini Deretan Prestasi dan Pengabdian Alumni Sukorejo Situbondo Itu

Sekretaris LBM PCNU Sumenep Wafat, Ini Deretan Prestasi dan Pengabdian Alumni Sukorejo Situbondo Itu
Almarhum Ustadz Zainal Abidin, Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep. (Foto: NOJ/ Firdausi).
Almarhum Ustadz Zainal Abidin, Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep. (Foto: NOJ/ Firdausi).

Sumenep, NU Online Jatim

Nahdliyin Kabupaten Sumenep, Jawa Timur tengah berduka. Ustadz Zainal Abidin, Sekretaris Lembaga Bahtsul Masail (LBM) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep wafat pada tanggal 15 Oktober 2020. Berita duka dan untaian doa telah beredar di beberapa group WhatsApp hingga saat ini, Minggu (18/10/2020).

 

KH. A. Panji Taufiq, Ketua PCNU Sumenep membenarkan kabar duka tersebut. Menurutnya, putra dari pasangan H. Faidhil Mannan dan Riyani tersebut merupakan sosok santri yang berprestasi, baik saat berstatus santri atau pun sebagai alumni.

 

Semasa hidupnya, almarhum sudah biasa menyabet piagam bergengsi di tingkat lokal, seperti juara I lomba MTQ tingkat anak-anak se-Kabupaten Sumenep dan juara II tingkat provinsi pada tahun 1995.

 

"Saat mondok di pesantren Salafiyah Syafi'iyah Ibrahimy Sukorejo Situbondo, almarhum pernah menjuarai lomba baca kitab kuning tingkat MTs (2001), Bintang Pelajar ke III tingkat SMA (2002), dan wisudawan terbaik Pascasarjana Institut Agama Islam  (IAI) Ibrahimy tahun 2009," terangnya.

 

Selanjutnya, almarhum seorang aktivis yang pernah mengisi jabatan struktur di pengurus Pimpinan Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Situbondo, pengurus pusat Ikatan Santri Salafiyah Syafi'iyah (IKSASS) Rayon Sumenep, redaktur dan editor bulettin Tanwirul Afkar Ma'had Aly Sukerejo li Qismi al-Fikh wa Ushulihi, staf perpustakaan dan pengembangan program excelent el-Kafi IAI Ibrahimy.

 

Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk tersebut melanjutkan bahwa almarhum secara struktural pernah menjabat sebagai Katib Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Talango dan sekretaris LBM PCNU Sumenep.

 

"Almarhum seorang akademisi, terbukti menjadi tenaga pendidik di MTs dan MA Sayyid Yusuf Talango, dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul Ulum (STAIM) Tarate Sumenep serta dosen Institut Ilmu Keislaman Annuqayah (Instika) Guluk-Guluk," ungkapnya.

 

 

Tidak hanya itu, pria kelahiran 2 Oktober 1984 tersebut juga produktif di bidang literasi. Buktinya almarhum pernah menjadi penyelia buku 'Fiqih Menggungat Pemilihan Langsung' yang diterbitkan Salsabila tahun 2009 dan sebagai anggota tim penyusunan buku 'Pendidikan Berbasis Karakter dan Kearifan Lokal' dari penerbit Bappeda Sumenep tahun 2013.

 

Dirinya berharap kepada segenap nahdliyin untuk mendoakan almarhum dan memaafkan kesalahannya.

 

"Kami selaku PCNU Sumenep ikut berbelasungkawa atas wafatnya ustadz Zainal Abidin, semoga nahdliyin bisa meneladani pengabdian almarhum kepada NU," pungkasnya.

 

Editor: Romza

Iklan promosi NU Online Jatim