Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

30 Mahasiswa Unisma Ikuti Program Transfer Kredit Internasional

30 Mahasiswa Unisma Ikuti Program Transfer Kredit Internasional
Program transfer kredit internasional Unisma. (Foto: NOJ/humas)
Program transfer kredit internasional Unisma. (Foto: NOJ/humas)

Malang, NU Online Jatim

Sejumlah 30 mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) berhasil meraih program transfer kredit internasional di Moscow City University, Rusia. Mahasiswa tersebut berasal dari Program Studi Bahasa Inggris, Akuntansi, dan Administrasi Negara.

 

“Ini baru pertama kali kami melaksanakan transfer kredit internasional bersama kampus Rusia. Sebelumnya juga pernah dilakukan dengan Taiwan. Untuk kualifikasi mahasiswa yang bisa ikut minimal semester 3, memiliki kemampuan berbahasa inggris, IPK di atas 3.00, dan mengikuti program tersebut selama satu semester,” kata Rektor Unisma, Prof. Dr. H. Maskuri, M.Si.

 

Pembelajaran transfer kredit internasional dilaksanakan mulai September lalu dan dilakukan secara daring. Dalam program ini mahasiswa Unisma akan belajar tentang banyak hal yang bersifat general.

 

"Mahasiswa akan mendapatkan materi tentang manajemen perilaku, organisasi kepemimpinan, bahasa Inggris, dan perkuliahan lainnya yang bersifat general," kata Prof. Maskuri.

 

Prof. Maskuri juga menjelaskan bahwa Moscow City University, Rusia adalah mitra dari Unisma.

 

"Moscow City University, Rusia ini mitra kami. Sebelumnya kami sudah ke sana dan mereka sudah ke sini. Rencananya mereka juga akan mengirimkan mahasiswa ke sini tapi tertunda karena pandemi," imbuhnya.

 

Unisma saat ini juga sedang melayani transfer kredit internasional untuk 20 mahasiswa Uzbekistan melalui daring. Rektor Unisma berharap dengan adanya sejumlah program internasional, bisa menambah penguatan kompetensi global Unisma.

 

"Harapannya mahasiswa kami mulai terbuka tentang pendidikan level internasional. Jadi mereka memiliki wawasan yang sangat luas, dan pola pikirnya tidak lagi pada tingkat lokal. Sehingga bisa termotivasi untuk mengembangkan potensi daya saing dan ikut transfer internasional," pungkasnya.

 

 

Editor: Risma Savhira

Iklan Hari Pahlawan