Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

5 Negara Ikuti Konferensi Internasional yang Digelar Unusa

5 Negara Ikuti Konferensi Internasional yang Digelar Unusa
Unusa menggelar international conference on ummah. (Foto: NOJ/Dt)
Unusa menggelar international conference on ummah. (Foto: NOJ/Dt)

 ​​​​​​Surabaya, NU Online Jatim

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya atau Unusa menggelar International Conference on Ummah: Digital Innovation, Humanities and Economy (ICU: DIHEc) 2020. Kegiatan yang berlangsung Selasa (18/8) tersebut diikuti sejumlah kampus luar negeri.

 

Kegiatan ini hasil kerja sama dengan Universiti Malaysia Kelantan (UMK) dan diikuti 5 negara yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Oman dan Polandia yang dilakukan secara virtual.

 

Narasumber yang dihadirkan adalah Rektor Unusa, Achmad Jazidie dan Rektor UMK, Dato’ Ts, serta Noor Azizi bin Ismail. Selain itu 3 pemateri yakni H Mohammad Nuh yang merupakan Menteri Pendidikan pada 2009 sampai 2014, Mohd Rafi Bin Yaacob yang merupakan Wakil Rektor UMK bidang akademik dan internasional, serta Rektor Unesa periode 2010 hingga 2014, H Muchlas Samani.

 

Ketua Panitia, Ubaidillah Zuhdi menjelaskan acara ini merupakan kali kedua yang digelar Unusa. Topik yang dibahas mulai dari ekonomi dan bisnis, informasi dan teknologi infomasi, pendidikan hingga kebudayaan. Meskipun konferensi digelar secara virtual,  namun tidak mengurangi antusias peserta.

 

“Topik ini cukup menarik perhatian bagi akademisi dari berbagai negara yang memang akan membicarakan sejumlah topik tersebut, terlebih selama pandemi covid-19 ini yang memang banyak yang berpengaruh,” kata Ubay, sapaan akrabnya.

 

Menurutnya, acara digelar selama dua hari mulai Selasa hingga Rabu (18-18/8). Lima negara terlibat aktif selama kegiatan berlangsung. Mereka dari Indonesia, Malaysia, Filipina, Oman dan Polandia.

 

Ubay menjelaskan adanya pandemi berpengaruh kepada semua sektor yang terjadi di semua negara. Pembelajaran online atau Daring menjadi salah satu solusi pembelajaran jarak jauh.

 

“Mau tidak mau, saat ini kita sudah mulai memanfaatkan teknologi untuk model pembelajaran,” jelas dosen Unusa ini.

 

Sementara itu, Menteri Pendidikan RI periode 2009 hingga 2014, H Mohammad Nuh menjelaskan saat memasuki era digital, ternyata tidak semua masyarakat dapat dan mampu memanfaatkannya.  Padahal kondisi tersebut tidak dapat dihindari, sehingga penguasaan tidaklah dapat dihindari.

 

“Perlu adanya kemampuannnya untuk menguasai digital,” tegas M Nuh.

PWNU Jatim