Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Agar Mata Air Tak Habis, Ini yang Dilakukan LPBINU Ponorogo

Agar Mata Air Tak Habis, Ini yang Dilakukan LPBINU Ponorogo
LPBI NU Ponorogo dan Ansor Jambon menanam pohon di sumber mata air setempat. (Foto: NOJ/HK)
LPBI NU Ponorogo dan Ansor Jambon menanam pohon di sumber mata air setempat. (Foto: NOJ/HK)

Ponorogo, NU Online Jatim

Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatu Ulama (LPBI NU) Kabupaten Ponorogo melaksanakan kegiatan penghijauan dengan cara menanam pohon secara massal di sekitar titik sumber air di Dukuh Karang Sengon, Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Ahad (07/03/2021). Hal itu dilakukan untuk menjaga ketersediaan air dan mencegah bencana alam di desa setempat.

 

Selain dari pihak LPBI, acara tersebut juga diikuti oleh para pemuda dari kecamatan setempat, di antaranya dari Ansor-Banser, Fatayat, Muslimat, Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)  dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatu Ulama (IPPNU), Pagar Nusa, Banom NU, dan pemuda Karang Taruna Desa Sidoharjo.

 

Ketua LPBI NU Ponorogo Novi Tri Hartanto mengatakan, kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk ikhtiar dan kepedulian dari para pemuda NU terhadap lingkungan hidup serta merawatnya di tengah maraknya pembakaran hutan dan kerusakan alam oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab.

 

“Sebagai Banom NU, kita harus komitmen menjaga kelestarian alam dan penyelamatan sumber mata air untuk kelangsungan hidup semua manusia, terutama umat NU. Mari kita menjadi orang yang senang menanam pohon, karena dengan menanam kita sama menyalamatkan kehidupan manusia,” kata Novi.

 

Ia menjelaskan, acara penanaman pohon massal di Desa Sidoharjo itu adalah kegiatan LPBI Ponorogo yang ke-51. “Menanam satu pohon sama saja menyumbang oksigen untuk dua orang. Jangan bangga jika di saat ada bencana kita bisa hadir  untuk menolong korban, jangan bangga, di saat ada bencana alam kita mampu berpartisipasi di dalamnya, tapi bangga lah saat kita mampu mencegah sebelum bencana itu terjadi,” tandas Novi.

 

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Jambon Amroni mengatakan bahwa program penghijauan amatlah penting. “Dan alhamdulillah kita bisa melaksanakan penghijauan di sumber mata air Bedrek ini. Dulu sejarahnya di sini adalah tempat wisata dan juga tempat warga sekitar mengambil air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Akan tetapi sekarang sudah tidak terawat dan terabaikan. Sehingga ini penting untuk kita merawat kembali, dan ke depanya semoga bisa melakukan kegiatan serupa,” ucapnya.

 

Acara berspirit go green itu diawali dengan upacara pembukaan sekaligus penyerahan tanaman secara simbolis, kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon jambu monyet dan trembesi. Karena dalam suasana pandemi COVID-19, kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

 

Editor: Nur Faishal

PWNU Jatim