Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Aneka Faedah Istikamah Membaca Istighfar menurut Kiai Marzuki Mustamar

Aneka Faedah Istikamah Membaca Istighfar menurut Kiai Marzuki Mustamar
KH Marzuki Mustamar, Ketua PWNU Jawa Timur. (Foto: NOJ/Ist)
KH Marzuki Mustamar, Ketua PWNU Jawa Timur. (Foto: NOJ/Ist)

Surabaya, NU Online Jatim

Saat melakukan beragam kebaikan terutama menjalankan perintah Allah SWT, tidak sedikit menemukan rintangan. Namun beragam aral tersebut hendaknya tidak menyurutkan niat untuk terus beramal.

 

Bila memiliki keistikamahan dalam berbuat baik dengan diimbangi membaca istighfar atau meminta ampun kepada Allah, maka akan menemukan jalan terbaik. Hal tersebut sebagaimana disampaikan KH Marzuki Mustamar, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dalam pengajian yang beredar di media sosial.

 

“Siapa senantiasa istighfar dan istikamah, makla Allah jadikan buat dia jalan keluar dari setiap yang sempit. Ada kesulitan atau kesempitan seperti apapun, asal banyak-banyak beristighfar,” katanya mengutip hadits Ibnu Abbas.

 

Allah memberikan solusi dan kemudahan kepada umat Islam dalam setiap problematika yang ditemui dalam kehidupan. Begitu juga ketika hati gundah, merasakan hal negatif, dengan membaca istighfar saat marah, maka suasana hati akan membaik kembali.

 

“Allah berikan kelonggran dari setiap masalah. Hati sumpek ingin marah, lama-lama longgar,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Kota Malang tersebut.

 

Dosen di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim itu menambahkan, ada sejumlah manfaat lain yang dapat dirasakan bagi mereka yang gemar membaca istighfar. Yakni Allah memberkahi rizeki yang tidak bisa diduga oleh nalar manusia pada umumnya.

 

“Dan Allah memberikan rizki kepadanya, tanpa disangka-sangka,” jelasnya.

 

Dari semua manfaat yang telah Kiai Marzuki sebutkan, salah satu kunci untuk memperolehnya adalah membaca istighfar di mana saja.

 

“Kuncinya apa? Banyak-banyak membaca istighfar,” pungkasnya dengan harapan warga NU mengamalkan secara konsisten.

 

Editor: Syaifullah

PWNU Jatim Harlah