Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ansor di Kota Reog Manfaatkan 10 Muharram dengan Santuni Yatim

Ansor di Kota Reog Manfaatkan 10 Muharram dengan Santuni Yatim
Sejumlah yatim di Desa Tulung, Sampung, Ponorogo menerima santunan. (Foto: NOJ/Dodik)
Sejumlah yatim di Desa Tulung, Sampung, Ponorogo menerima santunan. (Foto: NOJ/Dodik)

Ponorogo, NU Online Jatim

Berharap berkah 10 Muharram, Pemerintah Desa Tulung, Kecamatan Sampung, Ponorogo bekerja sama dengan Badan Otonom NU menggelar santunan yatim dan dluafa. Kegiatan yang dimotori Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP)  Ansor setempat tersebut dilaksanakan pada Jumat (28/8) di masjid Pondok Pesantren Al-Bukhari, Dukuh Pilang, Desa Tulung, Sampung.

 

Amrulloh Ardiansyah selaku Ketua PR GP Ansor Tulung mengatakan, kegiatan merupakan bentuk keharmonisan antara Pemdes dengan NU untuk peduli terhadap fakir miskin dan anak yatim.

 

“Sebagai generasi muda, kita harus peka terhadap lingkungan dan sosial. Ansor sebagai organisasi gerakan harus benar-benar menjadi penggerak antara stakeholder pemerintahan, NU, serta Banomnya, dan masyarakat. Agar tercipta kemaslahatan untuk sesama,” kata Amrulloh Ardiansyah

 

Dijelaskannya bahwa kegiatan yang kesekian kalinya ini mengingatkan bahwa salah satu prinsip NU adalah kemaslahatan. “Dengan menyantuni anak yatim, berarti kita memberikan kebahagiaan kepada mereka,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Bibit selaku Kepala Desa Tulung mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bersedekah demi lancarnya kegiatan.

 

“Mewakili Pemdes Tulung, semoga santunan ini bermanfaat bagi yatim piatu, berkah bagi yang bersedekah, sehingga kita dapat pahala di bulan Muharram yang mulia ini,” tutur Bibit.

 

Dari data yang berhasil dihimpun, setidaknya ada 30 anak yang berhak mendapat santunan. Mereka adalah warga Desa Tulung, sebagian dari luar wilayah yang kebetulan diasuh di LKSA (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) Al-Bukhori.

 

Uswatun Khoiriyah, salah satu penerima santunan merasakan bahagia atas kegiatan ini. "Senang rasanya, yang jelas dana ini sangat dibutuhkan untuk membeli perlengkapan sekolah dan mondok di Al-Bukhori. Semoga para donatur selalu diberikan kesehatan dan keberkahan," ujar Uswatun.

 

Acara diawali dengan shalat Isya berjamaah dan tetap menerapkan protokol kesehatan dengan dihadiri pengurus Pondok Pesantren Al-Bukhori, perwakilan dari pemerintah desa serta kecamatan, dan para donatur. Tak ketinggalan lembaga dan Banom NU dari GP Ansor, Fatayat NU, Muslimat NU,  dan IPNU-IPPNU se-Desa Tulung.

Iklan promosi NU Online Jatim