Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ansor di Probolinggo Berjibaku Bersihkan Lingkungan Usai Banjir

Ansor di Probolinggo Berjibaku Bersihkan Lingkungan Usai Banjir
Ansor dan Baser Kota Kraksaan membersihkan sisa banjir. (Foto: NOJ/EIm)
Ansor dan Baser Kota Kraksaan membersihkan sisa banjir. (Foto: NOJ/EIm)

Probolinggo, NU Online Jatim

Curah hujan tinggi yang dibarengi dengan kurangnya persiapan, membuat sejumlah wilayah terkena imbas. Banyak daerah yang akhirnya mengalami tanah longsor, banjir dan sejenisnya. Hal tersebut tentu saja mengganggu aktifitas warga.

 

Karenanya, ratusan anggota Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo membantu warga terdampak banjir di Kecamatan Dringu. Yang dilakukan di antaranya membersihkan akses jalan warga yang masih tertutup lumpur tebal, Jumat (05/03/2021).

 

Mereka disebar di sejumlah titik di Dusun Gandean hingga Krajan Bandaran Desa Dringu Kecamatan Dringu.

 

Dengan menggunakan sekop, pacul dan karung glangsi, mereka langsung membersihkan material pasir dan lumpur sisa banjir luapan Sungai Kedunggaleng. Terutama yang berada di jalan perkampungan dan gang sempit. Di mana selama dua hari berturut-turut, lumpur memenuhi perkampungan warga.

 

“Kegiatan bersih-bersih sisa lumpur ini kami lakukan untuk mempermudah akses yang ada. Di mana sisa material masih menumpuk di akses jalan, sehingga warga bisa beraktifitas kembali dengan normal,” kata Taufiq.

 

Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kota Kraksaan tersebut menjelaskan bahwa kegiatan membersihkan sisa lumpur banjir juga diharapkan bisa memperlancar bantuan dari relawan. Demikian pula pihak lain yang akan memberikan bantuan.

 

“Sebab, seringkali bantuan itu hanya sampai di ujung gang atau dekat jalan raya. Karena kendaraan roda dua atau roda empat tidak dapat masuk karena terhalang ketebalan lumpur,” jelasnya.

 

Dirinya menjelaskan bahwa banyak laporan di sejumlah pos, sulitnya akses masuk ke kampung untuk mengantarkan bantuan makanan.

 

“Karena itu kami ada di sini meringankan warga dengan membuka akses jalan mereka,” ungkapnya.

 

Sementara Ketua RT 3 RW 2 Dusun Krajan Bandaran Desa Dringu, Budiman mengaku sangat bersyukur. Sebab, pasca banjir selama dua malam berturut-turut, fisik warga sudah sangat kelelahan. Selain itu, warga fokus mengurus pertahanan rumah masing-masing dari potensi luapan susulan Sungai Kedunggaleng.

 

“Kami mewakili warga sangat berterima kasih atas bantuan dari pemuda Ansor ini. Karena memang tenaga kami sudah terkuras sejak terjangan banjir pertama. Kami pun tidak menyangka akan ada banjir susulan,” katanya.

 

Selanjutnya tanah yang dimasukkan ke dalam karung kemudian diangkut ke pinggir sungai. Bersama warga setempat tanah tersebut ditata dekat plengsengan yang rawan jebol. Hal itu untuk memperkuat tanggul yang kondisinya memprihatinkan.

 

Inisiasi bakti sosial pada wilayah terdampak bencana banjir ini juga merupakan seruan bagi masyarakat luas untuk peduli pada warga terdampak bencana. Sebab bantuan tidak hanya berupa materi, melainkan banyak hal yang bisa dilakukan. Mulai dari bantuan baju bersih, tempat tidur, obat-obatan dan sebagainya. 

Iklan promosi NU Online Jatim