Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ansor di Sidoarjo Tanamkan Budaya Kaderisasi yang Sehat

Ansor di Sidoarjo Tanamkan Budaya Kaderisasi yang Sehat
Rapat anggota yang digelar oleh PR GP Ansor Jumputrejo di Masjid Nurul Huda, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (06/02/2021) malam. (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)
Rapat anggota yang digelar oleh PR GP Ansor Jumputrejo di Masjid Nurul Huda, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (06/02/2021) malam. (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Gerakan Pemuda (GP) Ansor adalah organisasi kepemudaan, kemasyarakatan, kebangsaan, dan keagamaan yang berwatak kerakyatan. Organisasi ini merupakan Badan otonom (Banom) di bawah Nahdlatul Ulama (NU) yang didirikan pada 24 April 1934 di Banyuwangi. Di sepanjang sejarah perjalanan bangsa, dengan kemampuan dan kekuatan tersebut, GP Ansor memiliki peran strategis dan signifikan dalam perkembangan masyarakat Indonesia.

 

Untuk itu diperlukan kaderisasi yang sehat dan berkesinambungan guna mempertahankan eksistensi organisasi di era revolusi industri 4.0 saat ini. Hal tersebut yang mendasari Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo untuk menggelar rapat anggota, Sabtu (06/02/2021) malam.

 

Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Sukodono, H Abdul Muntholib mengingatkan kepada semua pengurus dan anggota Ranting GP Ansor Jumputrejo tentang pentingnya kaderisasi dan komunikasi di dalam organisasi.

 

“Di dalam organisasi, semuanya harus selalu melakukan komunikasi dan koordinasi satu sama lain. Semua pengurus dan anggota juga harus saling mendukung dan bekerja sama satu sama lain,” kata H Tholib, sapaan akrabnya.

 

Ia menegaskan, bahwa rapat anggota ini merupakan bagian dari estafet kepengurusan GP Ansor di tingkat Ranting Desa Jumputrejo.

 

“Karena GP Ansor itu organisasi kaderisasi, sehingga ini akan melanjutkan kaderisasi di tingkat ranting, sekaligus bagian dari upaya penerapan budaya organisasi kader,” tegasnya.

 

H Tholib berharap, bagi siapapun yang nantinya terpilih menjadi Ketua PR GP Ansor Jumputrejo, bisa menjaga amanah yang diberikan.

 

“Ranting GP Ansor Jumputrejo tergolong ranting yang aktif, kami berharap ketua terpilih lebih mengaktifkan lagi rantingnya, diantaranya dengan menggelar dan mengikuti berbagai kegiatan. Baik kegiatan keluar maupun kegiatan di dalam ranting sendiri,” harapnya.

 

Sementara itu, Ketua PR GP Ansor Jumputrejo, Moh Winarto mengungkapkan, bahwa di masa kepemimpinannya sudah banyak program yang dijalankan. Ia menambahkan, masih ada pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, salah satu penyebabnya karena kondisi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

 

“Namun demikian pengurus juga tetap bangga bahwa di zaman yang makin bebas ini masih banyak generasi-generasi muda yang masih peduli dengan organisasi PR GP Ansor Jumputrejo. Untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pengurus, anggota, dan semua pihak yang telah mendukung dan bekerja sama untuk kemajuan organisasi ini,” ujarnya kepada NU Online Jatim.

 

Acara Rapat anggota PR GP Ansor Jumputrejo tersebut dilangsungkan di Masjid Nurul Huda, Dusun Kedung, Desa Jumputrejo. Dihadiri oleh Pengurus PAC GP Ansor Sukodono, pengurus Ranting NU Jumputrejo dan Banom, pengurus dan anggota PR GP Ansor Jumputrejo, tokoh masyarakat setempat, serta undangan lainnya.

 

Dalam rapat anggota ini, M Yulianto yang juga masih aktif menjabat sebagai Kaur Kesra Pemerintah Desa Jumputrejo, terpilih sebagai Ketua baru PR GP Ansor Jumputrejo masa khidmat 2021-2023.

 

 

Editor: Risma Savhira

PWNU Jatim