Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Ansor di Sumenep Diingatkan Geliat Organisasi Penentang NKRI

Ansor di Sumenep Diingatkan Geliat Organisasi Penentang NKRI
Keberadaan Ansor hendaknya menyapa hingga desa karena berkembangnya ideologi transnasional. (Foto: NOJ/GR)
Keberadaan Ansor hendaknya menyapa hingga desa karena berkembangnya ideologi transnasional. (Foto: NOJ/GR)

Sumenep, NU Online Jatim

Warga Nahdlatul Ulama atau Nahdliyin hendaknya terus waspada dengan semakin berkembanganya ideologi yang bertentangan dengan Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) an-Nahdliyah. Apalagi tidak sedikit yang juga menambrak dan mengancam tatanan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI.

 

Hal ini diingatkan Sekretaris Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bluto, Sumenep, Rofiqi. Penegasan diingatkan pada acara taaruf pengurus baru Pimpinan Ranting (PR) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Desa Gingging. Acara yang dikemas dengan makan bersama di kediaman Mukid, Dusun Tambak, Desa Gingging, Senin (31/8).

 

Menurut Rofiqi, penguatan struktur pengurus Ansor sampai tingkat pimpinan ranting sangat perlu. Jamaah NU banyak, cuma belum terjam'iyahkan. Maka strukturalisasi ranting Ansor adalah salah satu upaya untuk menjam'iyahkan jamaah di kalangan pemuda.

 

“Harus kita sadari, efek dari dibubarkannya Hizbut Tahrir Indonesia telah membuat banyak kelompok trans-ideologis bermunculan. Saat ini kelompok tersebut mulai masuk ke desa. Kita sebagai kader muda Nahdlatul Ulama tidak boleh kecolongan,” katanya.

 

Dikemukakan mantan Ketua 1 PC PMII Sumenep tersebut bahwa kaderisasi Nahdlatul Ulama harus masif ke desa.

“Agar tidak kecolongan oleh organisasi yang menyimpang dari ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah dan ideologi NKRI," tegasnya.

 

Makna Taaruf Pengurus Baru

Taaruf antarpengurus mempunyai peranan cukup penting dalam sebuah organisasi. Soliditas dan solidaritas di antara pengurus akan terbangun ketika saling mengenal satu sama lain.

 

Kegiatan dihadiri beberapa tokoh penting Ansor dan Banser Sumenep. Di antaranya Komandan Suaidi, Provost Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Sumenep.

 

Turut hadir pula, Ubaidillah Dzanoroyin (Koordinator Divisi Publikasi dan Informasi PAC GP Ansor Bluto), dan Ahmad Tohari (anggota Divisi Pemberdayaan Ekonomi PAC GP Ansor Bluto).

Kehadiran mereka tidak lain untuk memberikan suntikan moril kepada PR GP Ansor Gingging yang dibentuk pada akhir 2019 lalu.

 

Acara yang juga dihadiri oleh beberapa pemuda Gingging ini diawali dengan tawassul yang dikhususkan kepada muassis Nahdlatul Ulama (NU), dan juga agar PR GP Ansor Gingging semakin berkembang dan semangat dalam berkhidmat untuk umat.

 

Ketua PR GP Ansor Gingging, Robert Fuadi menuturkan, acara taaruf dikemas dengan santai tapi bermakna.

 

"Sengaja acara ini dikemas dengan santai, agar memberikan rasa nyaman kepada sahabat sekalian. Makna filosofisnya ialah agar semangat sahabat terbakar pula," terang mahasiswa Instika Guluk-guluk ini.

 

Junaidi menambahkan, bahwa dalam pertemuan ini tidak hanya makan-makan, akan tetapi juga ada perampungan struktur.

 

"Alhamdulillah struktur kepengurusan PR GP Ansor Desa Gingging telah tersusun. Bahkan kepengurusan Banom, baik Baanar, MDS Rijalul Ansor, dan Satkorkel Banser telah tersusun pula," ujar Sekretaris PR GP Ansor Gingging ini.

 

Junaidi menambahkan, telah disepakati pula dalam pertemuan tersebut, yaitu mengagendakan untuk sowan dan silaturahim kepada para lora dan Pemerintah Desa (Pemdes) Gingging.

 

"Disepakati bahwa PR GP Ansor Gingging akan melakukan pertemuan rutin yang akan dilaksanakan setiap setengah bulan pada Senin malam. Semoga i'tikad ini diridhai Allah SWT," harapnya.

 

Editor: Syaifullah

F1 Promosi Iklan