Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Asah Produktivitas Selama Pandemi, CBP Sumenep Gelar Kajian Online

Asah Produktivitas Selama Pandemi, CBP Sumenep Gelar Kajian Online
Diskusi online dalam rangka mengasah produktivitas CBP selama pandemi. (Foto: NOJ/Firdausi)
Diskusi online dalam rangka mengasah produktivitas CBP selama pandemi. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Komandan Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Corp Barisan Pelajar (CBP) Sumenep mengingatkan kepada seluruh pengurus di kecamatan tentang perannya sebagai pasukan pelajar NU. Saat ini berkonsentrasi mengawal dan mencegah penyebaran Covid-19. Karena penyebarannya mulai tidak dapat dikendalikan.

 

Berangkat dari permasalahan inilah DKC CBP Sumenep menggelar kajian live streaming di akun IG Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sumenep dengan mengangkat tema ‘Produktivitas Komandan di Masa Pandemi’, Rabu (13/5).

 

PC IPNU-IPPNU Sumenep sengaja menghadirkan pemantik dari DKW CBP Jawa Timur yakni Komandan Amru Khoirus Soni dan Jalaluddin selaku Waka 2 PC IPNU Sumenep sebagai moderator.

 

Sebelum diskusi interaktif dimulai, moderator menegaskan fokus kajian membahas bagaimana dampak, respons, dan cara Komandan CBP menghadapi Covid-19.

 

"Ada 2 rumusan masalah yang akan kita diskusikan, yakni bagaimana dampak Covid-19 terhadap masyarakat? Dan bagaimana cara kader CBP menyikapi hal tersebut agar dilihat produktif oleh khalayak?" urai Jalaluddin.

 

"Sebagai kader CBP, kita harus menyikapi Covid-19 dengan bijak dan cermat, serta hukumnya wajib bagi pelajar NU untuk mengedukasi keluarga serta kerabat dekat tentang bahaya Covid-19," kata Amru Khoirus Soni.

 

Dirinya berpendapat bahwa pemerintah mewanti-wanti untuk menghindari dengan beberapa cara dan sesuai dengan protokol kesehatan. "Inilah yang harus dipatuhi oleh kita dan segenap bangsa, agar penyebarannya tidak makin meluas lagi," imbaunya.

 

Amru Khoirus menegaskan Soni mengemukakan bahwa virus akan berakhir jika seluruh bangsa mematuhi protokol kesehatan. "Jika tidak, maka ikhtiar kita yang selama ini lakukan tidak ada gunanya. Percuma kita jaga perbatasan tiap malam, namun kenyataannya masyarakat masih ngeyel dalam mematuhi anjuran pemerintah," tegasnya.

 

Dirinya juga memberikan tips kepada peserta terkait produktivitas CBP di masa pandemi. "Komandan CBP tetap produktif selama masa pandemi. Komandan harus bisa mengolah kreativitasnya masing-masing di berbagai bidang, Lebih-lebih berperan aktif di media sosial,",  jelasnya.

 

Karena itu, dirinya meminta kepada seluruh komandan CBP untuk membantu pemerintah dalam pencegahan Covid-19 melalui media sosial.

 

"Tugas CBP bukan sekadar membentengi NKRI dari paham radikalisme. Tetapi di masa pandemi, CBP harus bisa memberikan tips, saran, masukan, solusi dan sejenisnya kepada pegiat media sosial tentang bahaya Covid-19," tegasnya.

 

Dirinya tidak lupa mengingatkan kepada CBP yang ada di Sumenep tentang tugas saat membantu tim Gugus Tugas (Gugas) Covid-19 yang dibentuk oleh pemerintah daerah dan PCNU.

 

"Kita ini berada di bawah naungan NU, hukumnya wajib bagi seluruh CBP untuk membantu dan mengawal segenap program pencegahan yang dilakukan oleh tim Gugas, mulai dari tingkat cabang, wakil cabang, dan ranting,” urainya.

 

Dirinya menegaskan kembali bahwa segenap kebijakan harus dipatuhi dan jangan ditolak. "Ingat Gugas itu dibentuk sebagai wadah dan pusat informasi serta upaya pencegahan demi memutus mata rantai Covid-19 yang tak kunjung berakhir. Semoga apa yang kita lakukan tiap malam dicatat oleh Allah SWT," pungkasnya.

 

Kontributor: Firdausi
Editor: Syaifullah
 

PWNU Jatim Harlah