Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Bangkitkan Gerakan Literasi, LTNNU Jember Gelar Pelatihan Jurnalistik

Bangkitkan Gerakan Literasi, LTNNU Jember Gelar Pelatihan Jurnalistik
Kegiatan pelatihan jurnalistik yang diadakan LTNNU Jember, Sabtu (30/01/2021). (Foto: NOJ/ Muhammad Haris).
Kegiatan pelatihan jurnalistik yang diadakan LTNNU Jember, Sabtu (30/01/2021). (Foto: NOJ/ Muhammad Haris).

Jember, NU Online Jatim

Pengurus Cabang Lembaga Ta’lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Jember menggelar Pelatihan Jurnalistik, Sabtu (30/01/2021).  Kegiatan ini mengambil tema “Mengokohkan Skil Literasi Kader Muda NU sebagai Benteng Ketahanan Karakter di Era Disrupsi Informasi”.

 

Kegiatan yang bertempat di gedung Aula PCNU Jember ini diikuti sekitar 49 peserta utusan dari MWCNU se Kabupaten Jember yang didominasi oleh pemuda Ansor dan kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di kecamatan masing-masing.

 

Gus Munir menjelaskan, salah satu tujuan kegiatan pelatihan ini supaya peserta dapat menguatkan dan membangkitkan kemampuan literasi di MWCNU masing-masing. “Motivasi kami mengadakan kegiatan ini bagaimana nantinya peserta mampu menguatkan serta membangkitkan skill literasi di tiap MWCNU masing-masing. Untuk kemudian aktif mensupport seluruh program yang dicanangkan baik itu untuk menguatkan website PCNU Jember,” katanya.

 

Ketua Panitia Kegitan Pelatihan Jurnlistik itu juga berharap kepada peserta untuk membangun komitmen menghidupkan literasi di setiap kecamatan. “Kami berharap kepada peserta setelah nantinya mengikuti pelatihan ini untuk membangun komitmen dan semangat untuk menghidupkan literasi di kecamatan masing-masing. Serta untuk terus aktif koordinasi di group yang telah kita buat,” ungkapnya.

 

Gus Robit Qosidi, Dewan Penasehat LTNNU Jember menyampaikan, media sosial harus diimbangi dengan konten-konten dari NU. “Sudah kita ketahui bahwa di medsos itu banyak terjadi hoaks, banyak konten-konten diluar Aswaja. Maka dari itu kita harus bersatu menjadi organisasi, menjadi semacam siber yang bisa menyebar aqidah Ahlussunah wal Jamaah dan membentengi aqidah warga NU,” ungakapnya.

 

Ia juga berharap peserta bisa menulis kegiatan-kegiatan NU. “Saya harapkan bagaimana setiap kegiatan NU ditulis dalam bentuk artikel  kemudian dishare di webesite yang kemudian dari website tersebut nantinya kita share di medsos,” ujarnya.

 

Sementara itu, Ketua Tanfidziah PCNU Jember, Gus Abdullah Syamsul Arifin menjelaskan tentang sejarah literasi di kalangan NU.

 

“Ketika NU didirikan, pesan-pesan yang disampaikan oleh muasis NU bukan hanya disampakan melalui lisan, namun juga melalui dokumen yang disana ditulis oleh  ulama NU. Kita tahu Kiai Hasyim Asy’ari memiliki beberapa karangan kitab yang salah satunya dijadikan pijakan dasar pengembangan NU, yang itu semua berbentuk tulisan. Ini semua menandakan tingginya budaya literasi yang telah ada ditubuh NU sendiri,” katanya.

 

 

Adapun materi yang disampaikan dalam pelatihan yaitu tentang fotografi, teknik kepenulisan dan teknik reportase/wawancara yang disampaikan Maulana dan Mahrus.

 

Penulis: Muhammad Haris

Editor: Romza

Bank Jatim (31/7)