Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Bedah Rumah Dluafa yang Dipelopori LAZISNU di Sumenep Nyaris Rampung

Bedah Rumah Dluafa yang Dipelopori LAZISNU di Sumenep Nyaris Rampung
Suasana syukuran atas bedah rumah dluafa yang nyaris rampung di Dusun Rembang, Desa Pragaan Daya, Selasa (19/01/2021). (Foto: NOJ/ Firdausi).
Suasana syukuran atas bedah rumah dluafa yang nyaris rampung di Dusun Rembang, Desa Pragaan Daya, Selasa (19/01/2021). (Foto: NOJ/ Firdausi).

Sumenep, NU Online Jatim

NU Care - Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep telah memulai membedah rumah Maswa di Dusun Rembang, Desa Pragaan Daya, Senin (04/01/2021) lalu.

 

Hingga hari ini, Selasa (19/1/2021) proses pembangunan mencapai 80 persen. Berangkat dari kondisi tersebut, pihak tuan rumah meminta kepada pengurus harian Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan untuk ikut serta melakukan syukuran, berhubung kondisi rumah sudah tegak berdiri atau beratap walaupun dinding rumah belum selesai.

 

K Ach Subairi Karim yang hadir di acara tersebut bersyukur dan merasa bangga kepada LAZISNU yang sampai detik ini mampu menjalankan program unggulan MWCNU yang kedua kalinya di periode 2019-2024.

 

Wakil Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep mengajak kepada lembaga dan Badan Otonom (Banom) NU setempat agar tetap menjaga kekompakan tim sehingga finishing rumah mencapai 100 persen.

 

"Terimakasih atas kerjasamanya. Jika tidak ada sinergitas antara NU dan masyarakat, maka program ini akan menjadi wacana belaka," sergahnya.

 

Di kesempatan yang berbeda, Kiai Muhris Baharun menjelaskan, bahwa sejak digulirkannya program ini, pengurus lembaga memiliki komitmen untuk menggalang dana dari berbagai sumber, seperti donatur tetap, pengurus harian MWCNU, lembaga, Banom NU, Ranting NU, Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (KPNU), Baitul Maal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) dan warga NU lainnya.

 

Ketua NU Care - LAZISNU Pragaan tersebut menegaskan bahwa biaya bedah rumah dluafa tidak mengambil dari dana kas lembaga dan kas MWCNU.

 

"Dana yang terkumpul dari donatur Rp. 12.486.000. Kemudian dibelanjakan untuk bahan material bangunan Rp. 11.293.000. Sisa uang Rp. 1.193.000," terangnya.

 

Tak sampai disitu, dirinya bersyukur kepada Allah SWT. Karena ada dana tambahan tak terduga dari relawan untuk biaya tukang Rp. 6.000.000. "Mohon doa dan dukungan materilnya," pintanya.

 

Pada saat yang sama, H Hamdani menambahkan bahwa pihak keluarga Maswa tidak tinggal diam atas ikhtiar yang dilakukan oleh NU. Bentuk dukungannya adalah keluarga ikut menyumbang sebagian bahan bangunan yang belum disuplay oleh LAZISNU. Karena ukuran rumah tidak sesuai dengan hasil kesepakatan.

 

Berangkat dari permasalahan tersebut, maka pihak keluarga mengeluarkan dana tambahan sehingga tidak membebani pada NU. Adapun tambahannya antara lain: pintu, jendela, besi, kayu besar dan kecil serta logistik seadanya.

 

"Syukur alhamdulillah, berkat kekompakan panitia di kalangan NU, keluarga ibu Maswa, dan warga sekitar, malam ini rumahnya bisa ditempati, toh walaupun belum sempurna. Hal ini mengingat kondisi rumah sebelumnya memang tidak layak huni," curahnya.

 

Alumni Pondok Pesantren Al-Ihsan Jaddung tersebut menegaskan bahwa jika digabung dana dari NU dan tuan rumah, kurang lebih Rp 40 jutaan.

 

Gus Fatihul Abror juga menceritakan bahwa saat proses pembangunan berlangsung, LAZISNU menerima donasi atau bantuan logistik dari warga NU demi mengurangi beban tuan rumah yang kondisi perekonomiannya lemah.

 

Wakil Sekretaris MWCNU Pragaan tersebut memperinci secara detail bahwa bantuan yang diterima saat itu adalah tahu, mie instan, telur, sayur mayur, minyak goreng, kopi, gula, dan buah-buahan yang baru dipanen dari kebunnya.

 

"Lewat bantuan tersebut, kami merasa lega, karena bantuan yang tidak disangka-sangka atau diluar rencana, datang seketika," ungkapnya.

 

Di lain sisi, Maswa mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada NU, karena NU benar-benar menyampa rakyat kecil.

 

 

"Kami berharap NU terus mengawal finishing rumah kami hingga mencapai 100 persen. Semoga amal para donatur dilipat gandakan oleh Allah SWT dan NU terus menyapa rakyat," pungkasnya.

 

Acara selamatan rumah Maswa dipimpin oleh Kiai Mashudi selaku tokoh setempat dan juga menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Pragaan Daya 1.

 

Editor: Romza

Iklan promosi NU Online Jatim