Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Begini Ikhtiar LAZISNU Probolinggo Mengenalkan Kiprah Lembaga

Begini Ikhtiar LAZISNU Probolinggo Mengenalkan Kiprah Lembaga
Kiprah NU Care-LAZISNU di Kabupaten Probolinggo semakin dirasakan warga. (Foto: NOJ)
Kiprah NU Care-LAZISNU di Kabupaten Probolinggo semakin dirasakan warga. (Foto: NOJ)

Probolinggo, NU Online Jatim

Cara unik dilakukan NU Care Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kabupaten Probolinggo. Mereka mengunjungi sejumlah yatim setiap hari Jumat. Hal tersebut sebagai bukti kepedulian kepada kalangan yang kekurangan.

 

Kali ini kegiatan dipusatkan di salah satu masjid di kawasan Dusun Curah Bindu, Desa Gunungtugel, Kecamatan Bantaran, Jumat (26/03/2021).

 

Babus Salam selaku Ketua NU Care-LAZISNU Kabupaten Probolinggo berharap bahwa dari kegiatan yang dilaksanakan memberikan efek positif.

 

"Harapan kegiatan ini semoga bisa menjadi penguatan ke NU an di tengah masyarakat Nahdiyin
dan tidak mudah terkecoh oleh paham-paham di luar NU," katanya kepada NU Online Jatim, Sabtu (27/03/2021).

 

Disampaikannya bahwa acara ini digelar dalam rangka syiar lembaga agar NU Care-LAZISNU
semakin dikenal masyarakat. Karena lembaga penghimpun dan penyalur zakat, infaq dan shadaqah ini baru pertama kalinya di bentuk di Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo.

Jumat berkah kali ini juga dimeriahkan dengan makan bersama anak yatim dan pengenalan Ahlussunah Wal Jama’ah atau Aswaja. Dengan demikian mereka sejak dini telah mengenal Aswaja dengan baik.

 

Kawasan Curah Bindu cukup menjadi perhatian NU Care-LAZISNU mengingat pernah disinggahi jamaah tabligh yang aktif melakukan provokasi kepada warga setempat agar meninggalkan tradisi amaliah NU
yang telah dilakukan para sesepuh. Termasuk tradisi ‘Arebbe’ yakni sedekah rutin tiap malam Jumat maupun kegiatan lain.

 

“Jika hal ini dibiarkan begitu saja, maka amaliah NU lainnya lambat lain akan terkikis dan ditinggalkan oleh Nahdiyin,” tegasnya.

Dikemukakan bahwa sasaran kegiatan memang kepada anak-anak. Hal tersebut tentunya dengan banyak pertimbangan. “Agar mereka paham akan Aswaja dan akan menjadi penerus NU di masa mendatang,” tegasnya.

 

Dikemukakan lebih lanjut, bahwa acara digelar dalam rangka syiar NU Care-LAZISNU agar semakin dikenal masyarakat.  “Karena organisasi ini baru pertama kalinya dibentuk di PCNU Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya.


Turut hadir pada acara ini ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bantaran, Ustadz Sipurwandi, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Bantaran, Husin. Kepala desa beserta tokoh agama setempat juga hadir, sehingga menambah khidmat dan semaraknya kegiatan.

 

Editor: Syaifullah
 

Iklan promosi NU Online Jatim