Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Beragam Cara Dilakukan Khofifah Isi Waktu saat Isolasi Mandiri

Beragam Cara Dilakukan Khofifah Isi Waktu saat Isolasi Mandiri
Khofifah meracik sendiri aneka ramuan alami selama isoman. (Foto: NOJ/Mdk)
Khofifah meracik sendiri aneka ramuan alami selama isoman. (Foto: NOJ/Mdk)

Surabaya, NU Online Jatim

Siapa saja dapat terserang virus Corona. Dan saat dalam perawatan, yang bisa dilakukan adalah dengan memperkuat imun tubuh dengan beragam cara.

 

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muslimat Nahdlatul Ulama yang juga Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa masih berisoman alias berisolasi mandiri untuk pemulihan dari infeksi Covid-19. Yang dilakukan melontarkan canda melalui IG resminya @khofifah.ip, seperti dilakukan kemarin.

 

Menurut sejumlah pakar kesehatan, kunci sehat bukan melulu berupa obat, tetapi juga hati yang gembira, penuh syukur, dan menjalin hubungan  lebih baik dengan pemilik kesembuhan, yaitu Allah SWT. 

 

Khofifah menyadari benar hal itu. Usai shalat Magrib, dirinya rutin mengikuti istighotsah bersama KH Marzuki Mustamar, Pengasuh Pondok Pesantren Sabiilul Rosyad, Kota Malang. 

 

“Meski secara virtual, InsyaAllah seluruh rangkaian munajat diijabah,” tulisnya, dan tak lupa mendoakan juga Jawa Timur dan Indonesia umumnya senantiasa diberikan kebaikan, keselamatan dan pertolongan dari Allah SWT. 

 

Beragam Kegiatan 

Isoman tidak berarti libur sama sekali dari kegiatan. Khofifah tetap hadir di penyelenggaraan pemerintahan provinsi, meski secara daring. Bersama Wakil Gubernur Emil Dardak, dirinya terus hadir mengawal. Bahkan tanpa mengenal hari dan waktu. Sabtu, Ahad, siang dan malam, tetap bisa diakses untuk pekerjaan. 

 

Tak hanya itu, ia juga sempat-sempatnya menyapa millennials untuk terjun jadi petani cokelat yang hasilnya menjanjikan. 

 

“Permintaan pasar (akan cokelat) sangat tinggi, sementara Jatim sendiri belum sanggup memenuhi kebutuhan domestik maupun ekspor. Kalau kamu berminat, dalam dua tahun InsyaAllah sudah balik modal,” ajak Khofifah kepada kaum muda, laiknya sahabat.

 

Pada Rabu (20/01/2021) ia juga menyempatkan diri memberi selamat dan sukses kepada KH Afifuddin Muhajir, Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah, Sukorejo, Situbondo atas anugerah gelar doktor honoris causa di bidang fiqih/ushul fiqih dari Universitas Islam Negeri Walisongo, Semarang.

 

Ramuan Tradisional

Khofifah terus berikhtiar untuk terbebas dari Covid-19. Selain minum obat, juga membuat ramuan empon-empon, minuman herbal penguat daya tahan tubuh. Kunyit, jahe, temulawak, dan sereh direbus jadi satu, diminum hangat pagi dan sore. 

 

Alumnus Universitas Airlangga ini juga berjemur pagi dan berolahraga dengan melakukan kesibukan domestik. Mencuci pakaian sendiri, merelaksasi batin dengan memberi makan ikan di kolam. Tidak ketinggalan merawat tanaman hingga mengelus Moza, kucing kampung kesayangan di rumah. Rupanya, Gubernur Khofifah seorang cat lover juga.

 

Dan, 'suplemen' yang sangat berarti baginya adalah kasih sayang putrinya. Suatu pagi si buah hati ini mengirimi menu sarapan sehat. Ada rebusan ubi jalar, singkong, pisang tanduk, dan telur. Juga wedang kacang hijau yang kaya antioksidan. 

 

Dengan demikian, isoman tak berarti harus stop produktivitas. Yang penting juga, mesti paksakan untuk makan agar daya tahan tubuh terus meningkat. 

 

“Kepada seluruh masyarakat Jawa Timur, saya mohon untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Jangan pernah menyepelekan virus ini. Mari kita terus saling menjaga dan mengingatkan untuk terus disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun. Semoga kita semua diberi nikmat kesehatan oleh Allah SWT," katanya.

 

Sekadar diketahui, Doni Mordano, Ketua Satgas Penanganan COVID-19, tak terkecuali positif Covid-19 dengan CT Value 25. Dan saat terserang, serta melakukan isoman, lakukan kegiatan positif agar imun tubuh kian kuat.

F1 Promosi Iklan