Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Berburu Berkah Asyura, Lumbung Pangan MWCNU Bluto Sumenep Santuni Anak Yatim

Berburu Berkah Asyura, Lumbung Pangan MWCNU Bluto Sumenep Santuni Anak Yatim
Santunan anak yatim yang dilaksanakan Lumbung Pangan MWCNU Bluto Sumenep. (Foto : NOJ/A Habiburrahman)
Santunan anak yatim yang dilaksanakan Lumbung Pangan MWCNU Bluto Sumenep. (Foto : NOJ/A Habiburrahman)

Sumenep, NU Online Jatim

Muharram memang bulan yang istimewa. Selain dianjurkan untuk bertaubat dan memperbanyak amal soleh, juga dianjurkan untuk bersadaqah di bulan yang dimuliakan Allah ini. Diantara keutamaan bersadaqah ini ialah menyantuni anak yatim piatu saat hari kesepuluh Muharram (Asyura).

 

Seperti yang dilakukan oleh Lumbung Pangan Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Bluto Sumenep, bersama dengan banom-banom NU Bluto. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat, yaitu Posko Lumbung Pangan desa Aengbaja Kenik dan Desa Gingging, pada Sabtu (29/8).

 

Dalam pantauan media ini, senyum sumringah terpancar dari wajah-wajah polos anak yatim saat menerima santunan. Mereka menerima santunan dari K. Marham Syuja'ie, Rois Syuriyah MWC NU Bluto, dan Ustadz Mosa, Ketua MWC NU Bluto.

 

Tampak pula senyum haru dan rona kebahagiaan dari wajah-wajah tim Lumbung Pangan dan pihak-pihak yang terlibat lainnya.

 

Koordinator Lumbung Pangan MWC NU Bluto, Mudhari Shihab menuturkan, santunan ini berbentuk sembako dan uang yang diambil dari kas Lumbung Pangan. Lebih spesifik santunan tersebut merupakan hasil pengumpulan dari para penderma jauh-jauh hari sebelumnya.

 

"Santunan ini berjumlah 42 paket yang diserahkan kepada para anak yatim-piatu yang tersebar di desa-desa se kecamatan Bluto," ujar pria yang juga Bendahara PAC GP Ansor Bluto ini.

 

Secara terpisah, Ketua MWC NU Bluto, Ustadz Mosa menambahkan, pemberian santunan ini bersifat insidentil. Namun terus dilakukan di beberapa momen dan kesempatan. Dengan kegiatan ini diharapkan bermanfaat dan memberikan nilai tambah kepada masyarakat. Khususnya kepada anak yatim piatu yang diundang dalam acara tersebut.

 

"Mudah-mudahan yang kami berikan ini bermanfaat untuk keberlangsungan hidup hadirin sekalian, khususnya anak yatim. Semoga mampu meringankan beban hidup dalam kesehariannya," ungkap Ustadz Mosa.

 

Sementara itu, Zambiya, orang tua salah satu anak yatim menuturkan, ia sangat berterima kasih kepada NU Bluto. Sebab, santunan yang diterima anaknya telah cukup membantunya. "Semoga NU Bluto terus semangat berkhidmat untuk ummat dan terus dilancarkan untuk melakukan kegiatan serupa dalam membantu anak yatim dan dhuafa," ujar Ibu asal Desa Sera Barat ini.

 

Untuk diketahui, santunan dari Lumbung Pangan MWC NU Bluto ini merupakan kegiatan yang sudah dilaksanakan berulang kali. Ada banyak kegiatan serupa yang dilakukan oleh Lumbung Pangan pada bulan-bulan sebelumnya.

 

Baik santunan kepada dhuafa, ataupun kepada anak yatim. Baik yang berbentuk sembako, ataupun dalam bentuk uang. I'tikad ini tidak lain dimaksudkan sebagai bentuk khidmat untuk umat, sesuai amanat Nahdlatul Ulama, yaitu membantu para dhuafa dan yatim, serta kaum mustadh'afin.

F1 Promosi Iklan