Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Berkat LAZISNU, Pekerja Tambal Ban di Sidoarjo Tambah Modal Usaha

Berkat LAZISNU, Pekerja Tambal Ban di Sidoarjo Tambah Modal Usaha
Ketua LAZISNU MWC Buduran bersama beberapa pengurus PRNU, Banom, dan LAZISNU ranting Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo menyerahkan bantuan modal usaha berupa alat pembuka ban manual kepada Muhajir (memakai kaos abu-abu) warga setempat di lapaknya, Jum'at (01/01/2021). (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)
Ketua LAZISNU MWC Buduran bersama beberapa pengurus PRNU, Banom, dan LAZISNU ranting Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo menyerahkan bantuan modal usaha berupa alat pembuka ban manual kepada Muhajir (memakai kaos abu-abu) warga setempat di lapaknya, Jum'at (01/01/2021). (Foto: NOJ/Yuli Riyanto)

Sidoarjo, NU Online Jatim

Liburan awal tahun baru 2021 Masehi kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pasalnya saat ini masih dalam masa Pandemi Covid-19. Kerumunan tidak diperbolehkan dimana-mana, termasuk kunjungan wisata tidak sedikit yang ditutup karena Pandemi meski masa liburan awal tahun.

 

Sehingga perlu kreativitas untuk mengisi liburan dengan kegiatan yang positif. Seperti yang dilakukan oleh Unit Pengelola Zakat, Infak, Shadaqah (UPZIS) Lembaga Amil Zakat, Infak, Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Ranting Dukuhtengah, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo.

 

Bersinergi bersama UPZIS LAZISNU Majelis Wakil Cabang (MWC) Buduran, mereka melakukan penyaluran program ekonomi bantuan modal usaha. Bentuknya yaitu peralatan tambal ban berupa alat pembuka ban manual yang diberikan kepada Muhajir, seorang tukang tambal ban yang tinggal di Desa Dukuhtengah, Jum’at (01/01/2021).

 

Muhajir sehari-hari berprofesi sebagai tukang tambal ban. Ia menyewa tanah milik orang lain yang lokasinya berada di depan pintu masuk sebuah perumahan di kawasan tersebut dengan harga sewa Rp 500 ribu per tahun untuk dijadikan lapak usahanya.

 

Dirinya menekuni pekerjaan ini selama lima tahun dengan peralatan seadanya. Karena keterbatasan alat, ia hanya bisa melayani jasa tambal ban untuk sepeda dan motor. Pria paruh baya ini menceritakan, penghasilan yang diperolehnya dari usaha tambal ban antara Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu per bulan.

 

Bapak dari tiga orang anak ini merasa sangat bersyukur telah mendapatkan bantuan alat pembuka ban manual dari LAZISNU Ranting Dukuhtengah dan LAZISNU MWC Buduran. Dengan bantuan tersebut, ia sekarang bisa melayani jasa tambal ban mobil dan berharap usahanya semakin berkembang serta bisa menghidupi keluarganya lebih layak.

 

“Selaku penerima bantuan saya merasa sangat bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada NU. Karena berkat bantuan ini usaha jasa tambal ban saya bisa berkembang. Sebelumnya saya hanya menerima jasa tambal ban sepeda dan motor, tapi sekarang sudah bisa menerima tambal ban mobil, sehingga penghasilan saya menjadi bertambah,” kata Muhajir dengan penuh harap.

 

Bantuan alat senilai tiga jutaan tersebut diserahkan secara langsung oleh Ketua LAZISNU MWC Buduran HM Fathoni. Turut serta mendampingi, pengurus  LAZISNU Ranting Dukuhtengah dan Pengurus Ranting NU (PRNU) beserta Badan otonom (Banom), serta Ketua RW 03 Musa Hariyanto, selaku wakil Pemerintah Desa (Pemdes) Dukuhtengah.

 

“Penyaluran kali ini merupakan bentuk  sinergitas atau kolaborasi program antara MWC dan Ranting yang sangat baik dan perlu dioptimalkan lagi, demi usaha untuk menghadirkan lebih dekat lagi MWC NU ditengah jamaahnya,” tutur Ketua LAZISNU MWC Buduran HM Fathoni.

 

Hal senada juga disampaikan Ketua LAZISNU Ranting Dukuhtengah Fithroni. Ia menegaskan bahwa sinergitas ini sangat diperlukan demi kesejahteraan umat.

 

“Saya menyampaikan terimakasih kepada LAZISNU MWC Buduran yang telah bersedia mengajak LAZISNU Ranting Dukuhtengah dalam penyaluran programnya. Kami berharap hal seperti ini lebih sering dilakukan untuk bersama umat menyejahterakan umat,” tegasnya kepada NU Online Jatim.

 

 

Lebih lanjut Fihroni menjelaskan, tujuan bantuan tersebut adalah untuk menjamin eksistensi Usaha Mikro, Kecil, Menegah (UMKM) ditengah masa Pandemi Covid-19.

 

“Kami berharap semoga dengan kolaborasi program  bantuan dari NU Care-LAZISNU ini bisa semakin dirasakan oleh jamaah sampai di tingkat ranting. Semua dana bantuan tersebut kita ambilkan dari perolehan Koin NU Peduli yang dikelola oleh LAZISNU ranting Dukuhtengah,” tutupnya.

 

Editor: Romza

 

F1 Bank Jatim  Syariah 17/9