Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Berkat Sedekah Sedino Sewu, LAZISNU di Sidoarjo Salurkan Santunan Pendidikan Yatim Dluafa

Berkat Sedekah Sedino Sewu, LAZISNU di Sidoarjo Salurkan Santunan Pendidikan Yatim Dluafa
Pengurus UPZIS LAZISNU Ranting Prasung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo saat menyerahkan santunan pendidikan melalui bendahara MI Darul Hikam Prasung, Siti Khoiriyah, Senin (19/10/2020). (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).
Pengurus UPZIS LAZISNU Ranting Prasung, Kecamatan Buduran, Sidoarjo saat menyerahkan santunan pendidikan melalui bendahara MI Darul Hikam Prasung, Siti Khoiriyah, Senin (19/10/2020). (Foto: NOJ/ Yuli Riyanto).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Semarak peringatan Hari Santri 2020 terus digelorakan oleh warga nahdliyin di Kabupaten Sidoarjo. Cukup banyak rangkaian acara yang digelar masyarakat hingga di tingkat desa, mulai dari pengajian, lomba, maupun bakti sosial (Baksos). Semuanya dalam rangka menyambut Hari Santri 2020.

 

Salah satunya dilakukan Unit Pengelola Zakat, Infaq, Sedekah (UPZIS) Lembaga Amil, Zakat, Infaq, Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Ranting Prasung, Kecamatan Buduran. Dalam kegiatannya, UPZIS LAZISNU mentasharufkan program pendidikan berupa santunan bagi anak yatim dan dluafa setempat, Senin (19/10/2020). Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Aimmatul Aliyah, Jl. Mbah Sholeh RT 004 RW 002 Desa Prasung, yang juga sebagai guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Hikmah Prasung.

 

Ketua UPZIS LAZISNU Ranting Prasung, Abdul Mujib menyampaikan, penyaluran santunan pendidikan tersebut selain untuk menyemarakkan Hari Santri 2020 juga sekaligus menyalurkan amanat para donatur gerakan S3 (Sedekah Sedino Sewu).

 

“Pagi ini tim penggerak S3 LAZISNU Ranting Prasung, yaitu Ibu Nasucha dan Ibu Zulaikha melakukan pentasharufan berupa pembayaran SPP bulan Juli-Desember 2020 serta biaya buku bagi siswa yatim dan dluafa binaan. Diserahkan langsung kepada bendahara MI Darul Hikmah, Ibu Siti Khoiriyah dan kepala sekolah TK Assakinah,” kata Ketua Panitia HSN 2020 Desa Prasung tersebut.

 

Ia menjelaskan, sebanyak empat siswa yang mendapatkan Program Pendidikan berupa santunan biaya pendidikan anak Yatim dan dluafa LAZISNU Ranting Prasung. Diantaranya tiga anak yatim dan satu anak dari keluarga kurang mampu.

 

Lebih lanjut, putra ketua Pimpinan Cabang NU (PCNU) Kabupaten Gresik, KH Moh Chusnan Ali tersebut menerangkan, biaya yang dikeluarkan pengurus tersebut bersumber dari donatur tetap maupun kaleng S3 (Koin NU Peduli) dan merupakan stimulus untuk warga sekitar.

 

“Khususnya bagi pengurus lingkungan RT, RW maupun unsur ketakmiran masjid atau mushalla. Sehingga kedepannya bisa bersinergi lebih baik lagi dengan kami untuk pemenuhan kebutuhan biaya pendidikan anak yatim dan dluafa,” terangnya.

 

Abdul Mujib berharap, dana yang terkumpul dari kegiatan khotmil Qur’an dan kirim doa untuk ahli kubur serta sesepuh Desa Prasung bisa bermanfaat bagi umat dan tepat sasaran. Dengan harapan pahala yang diterima oleh donatur dan seluruh ahli kuburnya bisa terus berkelanjutan.

 

“Semoga segenap tim penggerak S3, pengurus dan seluruh donatur LAZISNU Ranting Prasung selalu dilimpahi rahmat dan maunah oleh Allah SWT. Serta bisa selalu bersinergi dalam mewujudkan Desa Prasung yang sehat, mandiri dan sejahtera melalui LAZISNU yang modern, akuntabel, transparan, dan professional,” harapnya.

 

 

Ia juga mengungkapkan, dalam puncak peringatan Hari Santri 2020 yang akan digelar oleh Pimpinan Ranting NU (PRNU) Prasung sekaligus pelantikan pengurus LAZISNU ranting Prasung (22/10/2020), pihaknya  akan melakukan pentasharufan beberapa program. Antara lain : pembagian 48 KPS (Kartu Prasung Sehat) gelombang kedua, bantuan sembako dluafa dan yatim, bantuan 70 mushaf Al-Qur’an Al Qodir untuk santri TPQ se-Desa Prasung.

 

“Selain itu kami juga memberikan santunan untuk 43 anak yatim,  pada puncak acara tersebut juga secara simbolis akan dilaksanakan penyaluran bantuan biaya pendidikan anak yatim dan keluarga mustadh’afin,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Syuwaiba, wali yatim dari Tiara dan Navis mengaku sangat terharu saat mengetahui kedua anaknya menerima  santunan pendidikan dari LAZISNU Ranting Prasung. Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban biaya keluarganya yang hanya bersumber dari penjualan jajan ala kadarnya di sekitar kolam pemancingan dengan penghasilan pas-pasan.

 

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada para donatur, pengurus Ranting NU dan LAZISNU Desa Prasung atas perhatiannya kepada keluarga kami. Semoga semuanya diberi kan panjang umur, rizki yang melimpah dan keluarga yang bahagia dunia akhirat,” ucapnya dengan suara yang agak parau.

 

Bendahara MI Darul Hikmah, Siti Khoiriyah memberikan apresiasi kepada pengurus LAZISNU Ranting Prasung yang tidak pernah berhenti dalam berkhidmat kepada warga, khususnya kepada golongan keluarga kurang mampu.

 

“Kedepan akan kami upayakan menyampaikan kepada pimpinan lembaga terkait masalah biaya pendidikan bagi anak yatim dan keluarga kurang mampu. Sehingga tidak sampai memberatkan wali murid. Kami juga akan berupaya untuk bekerja sama dengan pengurus LAZISNU agar bisa bersama-sama memikirkan segala hal dalam aspek pendidikan, khususnya yang ada di Desa Prasung,” tutupnya.

 

Editor: Romza

 

Iklan promosi NU Online Jatim