Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

BLK Komunitas Pesantren di Tulungagung Lahirkan Santri Kompeten dan Mandiri

BLK Komunitas Pesantren di Tulungagung Lahirkan Santri Kompeten dan Mandiri
Suasana pelatihan di BLK Pondok Pesantren Al Hikmah Melathen (PPAHM), Kabupaten Tulungagung. (Foto: NOJ/ Hida).
Suasana pelatihan di BLK Pondok Pesantren Al Hikmah Melathen (PPAHM), Kabupaten Tulungagung. (Foto: NOJ/ Hida).

Tulungagung, NU Online Jatim

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah memberikan bantuan kepada sejumlah pondok pesantren berupa Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas di seluruh Indonesia. Salah satu penerima BLK Komunitas ini adalah Pondok Pesantren Al Hikmah Melathen (PPAHM), Kabupaten Tulungagung.

 

BLK Komunitas  di Pondok Pesantren Melathen ini diresmikan sejak Desember 2019 yang lalu. Berjalan satu tahun didirikan sudah meluluskan tiga angkatan, dan pelatihan di bulan  November ini merupakan angkatan ke empat.

 

"BLK Komunitas Berbasis Pesantren ini sangat dibutuhkan dan bermanfaat untuk santri. Sekalipun di era teknologi yang semakin canggih, masih saja terdapat sejumlah santri yang belum paham mengoperasikan komputer. Dengan adanya pelatihan ini, paling tidak mereka mengetahui dasarnya komputer," ungkap Fariz Wardani, Ketua BLK Komunitas PPAHM, Sabtu (14/11/2020).

 

Pria yang merupakan alumni Pondok Pesantren Lirboyo Kediri ini menambahkan, BLK Komunitas di PPAHM ini lebih difokuskan pada pelatihan desain grafis dan operasional komputer. Pelatihan ini diperuntukkan bagi santriwan dan santriwati PPAHM, baik mukim dan non mukim yang dilaksanakan secara bergilir.

 

"Fokus kami di desain grafis. Untuk mengaplikasian produknya mulai membuat banner, undangan, dan kaos. Alhamdulillah, manfaatnya luar biasa," jelasnya kepada NU Online Jatim.

 

Pria yang juga merupakan pengasuh PPAHM ini menjelaskan, adanya pelatihan ini mampu mencetak para santri kompeten, produktif, dan mandiri. Terbukti, santri yang telah lulus dari pelatihan ini sudah ada yang bekerja di percetakan, bahkan ada yang memiliki usaha sablon.

 

"Santri tidak hanya bisa ngaji, tetapi juga multi talenta," tandasnya.

 

"Dengan adanya BLK ini memberikan banyak manfaat untuk santri. Pelatihan komputer semacam ini memberikan pengalaman baru agar tidak gagap teknologi, sekaligus melatih santri untuk lebih mandiri," ungkap Rizky Fadilah salah satu peserta pelatihan komputer.

 

 
 
Lebih lanjut, pelatihan ini diikuti oleh para santriwati selama 24 hari ke depan yang dilaksanakan di Gedung BLK Komunitas Melathen.

 

Editor: Romza

Bank Jatim (31/7)