Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Budi Daya Jamur, Warga di Gresik Dibantu LAZISNU Jatim Modal Biaya

Budi Daya Jamur, Warga di Gresik Dibantu LAZISNU Jatim Modal Biaya
Sekretaris PW LAZISNU Jatim. Rofi'i Bonawi saat meninjau lokasi budidaya jamur di Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Rabu (13/01/2021). (Foto: NOJ/ Rofi'i).
Sekretaris PW LAZISNU Jatim. Rofi'i Bonawi saat meninjau lokasi budidaya jamur di Desa Wotan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, Rabu (13/01/2021). (Foto: NOJ/ Rofi'i).

Gresik, NU Online Jatim

Komitmen pemberdayaan terus dibuktikan oleh Pengurus Wilayah (PW) Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Jawa Timur. Kali ini melalui program Bina Wirausaha Nusantara.

 

Program tersebut menyasar pengusaha budidaya jamur di wilayah barat Kabupaten Gresik, tepatnya di Desa Wotan, Kecamatan Panceng. PW LAZISNU Jatim bersama Pengurus Cabang LAZISNU Kabupaten Gresik mendatangi lokasi tersebut guna peresmian usaha binaan sekaligus penyerahan bantuan modal usaha, Rabu (13/01/2021).

 

Dalam sambutannya, Sekretaris PW LAZISNU Jatim, Rofii Boenawi menyatakan, Bina Wirausaha Nusantara merupakan program unggulan untuk penyaluran zakat produktif bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Harapannya, ada peningkatan status dari yang semula mustahiq menjadi muzakki.

 

Acara peresmian UMKM binaan PW LAZISNU Jatim ini digelar di area budi daya jamur milik Abdul Rouf. Kegiatan ini dihadiri PC LAZISNU Gresik, LAZISNU MWCNU Panceng, LAZISNU Ranting Wotan, dan Pengurus Ranting NU Wotan.

 

Moh Rofiq, Ketua LAZISNU Ranting Wotan merasa senang saat dirinya mendapat dukungan program yang menurutnya cukup bagus bagi pengembangan ekonomi umat. "Selain membuka wawasan bagi kami, program ini riil bisa dirasakan di arus bawah warga nahdliyin," tutur Rofiq.

 

Sementara itu, Sekretaris PRNU Wotan, Roihan menyatakan bahwa program ini perlu dijaga pada dua hal. Yaitu isi dan cara. "Secara konten, keberhasilan program ini kita upayakan agar pemilik budidaya jamur dapat terus mengembangkan usahanya menjadi lebih baik. Secara cara, bagaimana PRNU dapat menjamin bahwa program ini betul-betul terimplementasi dan berkelanjutan," tuturnya.

 

 

Secara langsung, PCNU Gresik melalui Wakil Sekretaris Syifaul Qulub menyanggupi bahwa fokus utama NU sudah harus digeser tidak selalu tentang penguatan amaliyah ubudiyah. "Kita juga harus mulai hadir untuk urusan-urusan duniawiyah, meningkatkan kemandirian umat," pungkasnya.

 

Editor: Romza

F1 Promosi Iklan