Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Bikin Baper, Aksi Kemanusiaan Serentak LAZISNU Bermanfaat Bagi Umat

Bikin Baper, Aksi Kemanusiaan Serentak LAZISNU Bermanfaat Bagi Umat
Penyerahan bantuan kepada anak yatim. (Foto: NOJ/ZM)
Penyerahan bantuan kepada anak yatim. (Foto: NOJ/ZM)

Ponorogo, NU Online Jatim

Dalam rangka memperingati Harlah ke-98 NU, Pimpinan Wilayah (PW) NU Care-Lembaga Amil, Zakat, Infaq, dan Shadaqah (LAZISNU) Jawa Timur mengajak seluruh NU Care-LAZISNU di semua tingkatan untuk memberikan manfaat dengan menggelar Aksi Kemanusiaan Serentak 98 Titik se-Jawa Timur, Jumat (26/02/2021). Akibat aksi tersebut, haru biru terjadi di Kabupaten Ponorogo yang tengah mengikuti program itu. 

 

Bertempat di Masjid Baitul Ikhsan, Mrican, Jenangan, Ponorogo, dengan jumlah undangan terbatas akibat adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, aksi kemanusiaan, berjalan lancar. Meski dengan acara yang sederhana, namun manfaat dan keharuan mewarnai penyerahan bantuan kepada anak yatim dan para guru Madrasah Diniyah. 

 

"Berbicara mengenai anak yatim itu memang sangat berat secara mental. Maka sangat beruntunglah kita yang masih memiliki orang tua yang masih lengkap," kata Nasroh Wahab Sya'roni, Ketua NU Care-LAZISNU Desa Mrican, sambil menitikan air mata. 

 

Gus Nasroh sapaan akrabnya mengungkap kita semua tentu menyaksikan bagaimana anak-anak yang masih usia Sekolah Dasar (SD) kelas 4, kelas 3 yang ditinggalkan oleh orang tuanya baik ibu ataupun bapaknya. Itu memang membuat rasa empati dan rasa kasih sayang muncul. 

 

"Terutama bagi kita yang hadir pada pagi hari ini," ungkapnya.

 

Gus Nasroh mengutip, dari Hadits riwayat Imam Bukhari

عَنْ سَهْلٍ بْنِ سَعْدٍ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” أَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا ، وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا

 

"Dari Sahl bin Sa’ad r.a berkata: “Rasulullah SAW bersabda: “Saya dan orang yang memelihara anak yatim itu dalam surga seperti ini (mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya serta merenggangkan keduanya)” paparnya. 

 

Sementara itu, hal senada diungkap oleh Sumarlin, Sekertaris NU CARE-LAZISNU Kabupaten Ponorogo, yang sempat terbawa haru dan turut harus mengelap air matanya. 

 

"Kalau anak zaman sekarang bilangnya Baper (bawa perasaan) sedikitlah. Ya memang kita benar-benar menyaksikan anak yatim yang benar-benar butuh bantuan," terangnya. 

 

Gus Marlin panggilannya, menyebut pihak NU Care-LAZISNU Kabupaten Ponorogo, bersama NU Care-LAZISNU Kecamatan Jenangan, NU Care-LAZISNU Desa Mrican berkolaborasi memberikan 50 paket sembako masing-masing paket berisi 5 kilogram beras, minyak goreng 1 kilogram dan gula 1 kilogram. Paket tersebut dibagikan kepada anak yatim, dluafa dan guru madrasah atau guru ngaji yang membutuhkan. 

 

"Selain itu, kami dari cabang memberikan Beasiswa Santri Nusantara (Besantara) kepada tiga santri, masing-masing 500 ribu. Ini kami berikan secara simbolis. Jika data yang kami terima ada 30 lebih. Dan ada sekitar tujuh kecamatan yang melaksanakan kegiatan ini, yakni Jenangan, Pulung, Sambit, Siman, Babadan, Sampung, dan Bungkal," jelasnya. 

 

Sementara itu, Adi Purnomo Sidiq, Kepala Desa Mrican mengucapkan banyak terima kasih kepada NU Care-LAZISNU, karena program yang digelar sangat bagus dan bermanfaat bagi warga Mrican. 

 

"Banyak sekali, manfaat dan kegunaannya," ungkapnya.

 

Tak lupa semua tokoh NU, Badan Otonom (Banom), lembaga, dan Pemerintahan Desa Mrican, serta undangan yang hadir mengucapkan selamat Harlah ke-98.

 

"Menyongsong Satu Abad, Meneladani Mu'assis Menuju Kemandirian NU," ucap mereka secara bersama-sama.

 

Editor: Risma Savhira

Iklan promosi NU Online Jatim