Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Bupati Bangkalan Sebut Tol Trans Madura adalah Keinginan Masyarakat

Bupati Bangkalan Sebut Tol Trans Madura adalah Keinginan Masyarakat
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron saat mengahdiri FGD Pembangunan Tol Trans Madura. (Foto: NOJ/pemkabbangkalan)
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron saat mengahdiri FGD Pembangunan Tol Trans Madura. (Foto: NOJ/pemkabbangkalan)

Bangkalan, NU Online Jatim

Perpres No 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan di Jatim dinilai akan menjadi stimulus dalam meningkatkan pembangunan serta peningkatan iklim ekonomi. Hal tersebut diungkapkan oleh Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron saat menghadiri Froum Group Discussion (FGD) Pembangunan Tol Trans Madura di Universitas Dr Soetomo Surabaya.

 

“Perpres No 80 Tahun 2019 menyangkut terkait delapan pembangunan priotitas di Kabupaten bangkalan yang di dalamnya didukung dengan gagasan pembangunan tol trans Madura,” ungkap Ra Latif, Kamis (16/09/2021).

 

Ra Latif menambahkan bahwa hal tersebut selaras dengan cita-cita besar Kabupaten Bangkalan dalam mewujudkan iklim investasi yang ramah dan nyaman.

 

“Kami sampaikan bahwa pengembangan jaringan jalan di Kabupaten Bangkalan diselaraskan dengan rencana tata ruang baik RTRW nasional, provinsi maupun kabupaten. Hal ini untuk mewujudkan akselerasi pembangunan infrastruktur yang berbasis pada pemerataan wilayah dan berwawasan lingkungan dalam mendorong iklim investasi,” tambahnya.

 

Selain itu, Ketua Dewan Pembangunan Madura Achmad Zaini menuturkan bahwa sejak berdirinya jembatan Suramadu masyarakat Madura menginginkan ada kemajuan pembangunan di sisi Madura.

 

“Salah satu keinginan masyarakat Madura adalah pembangunan tol di Madura,” tuturnya.

 

Oleh karena itu, menurut Zaini FGD yang dilakukan sangat penting untuk menyamakan presepsi terkait pembangunan tol trans Madura.

 

“FGD ini diharapkan dapat menjadi media untuk menyamakan presepsi dan kesepakatan bersama juga menjadi media untuk penyampaian konsep pembangunan tol trans Madura,” terangnya.


Editor:
F1 Bank Jatim