Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Bupati Bojonegoro: Keterampilan Pagar Nusa Harus Ditingkatkan

Bupati Bojonegoro: Keterampilan Pagar Nusa Harus Ditingkatkan
Rakorcab PC Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Bojonegoro. (Foto: NOJ/M Yazid)
Rakorcab PC Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa Bojonegoro. (Foto: NOJ/M Yazid)

Bojonegoro, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama Pagar Nusa (PSNU-PN) Kabupaten Bojonegoro mengadakan rapat koordinasi cabang (Rakorcab). Kegiatan konsolidasi yang berlangsung di kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) setempat juga dihadiri bupati, Anna Mu'awanah.

 

Selain dihadiri bupati, PCNU dan pengurus PC PSNU-PN, kegiatan juga diikuti perwakilan Pimpinan Anak Cabang (PAC)  Pagar Nusa se-Kabupaten Bojonegoro serta badan otonom (Banom) NU.

 

"Kegiatan ini tindak lanjuti program yang belum terlaksana, cabang PSNU Pagar Nusa mengadakan Rakorcab dan buka puasa bersama PAC se-Kabupaten Bojonegoro," kata Imam Muhtashom, Senin (03/05/2021).

 

Menurut Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Bojonegoro tersebut, konsolidasi perlu dilakukan untuk menyelesaikan program organisasi. Sehingga ke depannya semakin solid, sekaligus evaluasi bersama kegiatan yang sudah terlaksana dan agenda ke depan.

 

"Termasuk menyikapi kebutuhan organisasi, PC PSNU Pagar Nusa mencanangkan rekrutmen tenaga kesekretariatan serta kegiatan lain," terangnya.

 

Sementara itu, Anna Mu'awanah menyampaikan banyak hal terkait kondisi di Bojonegoro dan peran serta masyarakat, organisasi maupun NU untuk pembangunan. Beberapa hambatan jangan terlalu dipikirkan, yang terpenting adalah fokus bekerja.

 

"Semua persoalan yang menghambat komunikasi harus dikesampingkan dulu, urusan organisasi lebih penting dari permasalahan receh-receh seperti itu," ungkapnya.

 

Ditambahkan, keberadaan Pagar Nusa harus memberikan kontribusi buat anggota maupun daerah. Termasuk yang mendesak adalah keberadaan sumber daya manusia atau SDM dan skill atau keterampilan.

 

"Anggota organisasi harus berani menjawab semua tantangan ke depan dengan skill maupun SDM yang mumpuni," pungkasnya.

 

Editor: Syaifullah

F1 Promosi Iklan