Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Bupati Jombang: Khutbah Idul Fitri Maksimal 10 Menit

Bupati Jombang: Khutbah Idul Fitri Maksimal 10 Menit
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab. (Foto: NOJ/MPi)
Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab. (Foto: NOJ/MPi)

Jombang, NU Online Jatim

Pandemi Corona belum ada tanda akan segera berakhir. Karenanya, semua pihak diharap memiliki kesadaran untuk sama-sama menjaga agar virus tidak semakin menyebar.

 

Secara khusus, Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab meminta kepada yang diamanahi sebagai khatib untuk tidak berlama-lama saat menyampaikan materi khutbah Idul Fitri.

 

Hal tersebut agar hari raya Idul Fitri 1442 H tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Untuk itu, Bupati Jombang meminta agar khutbah tidak berlangsung lama.

 

“Sesuai imbauan Kemenag (Kementerian Agama) khutbah Idul Fitri antara 7 hingga 10 menit,” katanya saat konferensi pers, Selasa (11/05/2021).

 

Demikian pula setelah pelaksanaan shalat Idul Fitri, jamaah diimbau untuk langsung pulang dan menghindari berjabat tangan dengan bersentuhan secara fisik.

 

“Khutbah salat Idul Fitri dilakukan secara singkat dengan kurun waktu 7 sampai 10 menit, dan mimbar khatbah harap dilengkapi dengan pembatas transparan antara khatib dan jamaah,” pintanya.

 

Bupati meminta pelaksanaan Sholat Idul Fitri, perlu adanya pembentukan panitia pelaksana untuk berkoordinasi dengan Tim Satgas Covid-19 di tingkat RT. Juga untuk memantau penerapan kedisiplinan protokol kesehatan.

 

“Saya perintahkan kepada para camat untuk segera mengumpulkan kepala desa beserta 3 pilar untuk mengecek lokasi pelaksanaan aalat Idul Fitri dan memastikan seperti apa prosedur yang akan dilaksanakan, utamanya terkait penerapan protokol kesehatan,” pungkasnya.

Bank Jatim (31/7)