Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Capaian Wakaf NU Tulungagung Dilaporkan di Turba PWNU Jatim

Capaian Wakaf NU Tulungagung Dilaporkan di Turba PWNU Jatim
Turba PWNU Jatim di aula Kantor PCNU Tulungagung. (Foto: NOJ/Savhira).
Turba PWNU Jatim di aula Kantor PCNU Tulungagung. (Foto: NOJ/Savhira).

Tulungagung, NU Online Jatim

Gelaran Turba Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur dimanfaatkan betul Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) untuk menyampaikan capaiannya di bidang wakaf. Kegiatan yang memasuki putaran kelima ini dipusatkan di aula Kantor PCNU Kabupaten Tulungagung, Sabtu (12/06/2021).

 

Ketua PCNU Tulungagung, KH Abdul Hakim Mustofa melaporkan, bahwa PCNU Kabupaten Tulungagung telah melaksanakan madrasah khusus kader wakaf.

 

“Hal ini dilakukan sebagai bentuk optimalisasi gerakan wakaf di kabupaten setempat,” ujarnya.

 

Pria yang karib disapa Kiai Hakim ini menambahkan, bahwa madrasah wakaf tersebut berhasil mengorbitkan 285 kader penggerak wakaf.  Mereka tersebar di 270 desa se-Kabupaten Tulungagung di bawah naungan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Wakaf dan Pertanahan Nahdlatul Ulama (LWPNU) Kabupaten Tulungagung.

 

"Setiap ranting kami memiliki kader wakaf yang terlatih untuk menangani aset-aset Nahdlatul Ulama," terang Kiai Hakim.

 

Menurut Kiai Hakim, gerakan tersebut telah menghasilkan 1.097 titik wakaf yang masuk pada Akta Ikrar Wakaf (AIW) di Kantor Urusan Agama (KUA) di seluruh kecamatan di Tulungagung. Sedangkan titik wakaf yang telah memiliki sertifikat sejumlah 696 titik.

 

Tak hanya itu, ada pula yang dalam proses perubahan nadzir. Yaitu perubahan pihak penerima harta benda wakaf dari wakif untuk dikelola dan dikembangkan sesuai dengan peruntukannya.

 

"Kader penggerak wakaf juga membantu perubahan nazhir, dari nazhir perorangan kepada badan hukum NU. Total itu ada 157 per bulan Juni ini," ungkap mantan Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs) Aswaja Kabupaten Tulungagung ini.

 

Ia pun memastikan akan memberikan dukungan secara optimal kepada kader penggerak wakaf tersebut agar mencapai target yang dicanangkan.

 

"Karena target belum tercapai, maka akan terus bergerak. Sebab, dalam gerakan itu justru memiliki nilai perjuangan," pungkasnya.

 

Untuk diketahui, turba kali ini selain diikuti PCNU setempat juga dihadiri PCNU Trenggalek. Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan ini diikuti lebih kurang 180 peserta perwakilan dua kabupaten dimaksud.

 

Editor: A Habiburrahman

Bank Jatim (31/7)