Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Cara Nahdliyin di Kediri dan Surabaya Sambut 1 Muharram 1443 H

Cara Nahdliyin di Kediri dan Surabaya Sambut 1 Muharram 1443 H
Doa bersama menyambut 1 Muharram 1443 H di PCNU Kota Kediri. (Foto: NOJ/AM)
Doa bersama menyambut 1 Muharram 1443 H di PCNU Kota Kediri. (Foto: NOJ/AM)

Kediri, NU Online Jatim

Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat Nahdliyin di Kota Kediri dan Surabaya menyambut tahun baru Islam, 1 Muharram 1443 Hijriyah. Ragam kegiatan dilaksanakan doleh warga Nahdlatul Ulama di sejumlah daerah.

 

Di Kota Kediri, Pengurus Cabang NU setempat menggelar tahlil dan doa bersama akhir tahun 1442 Hijriyah melalui Zoom Meeting pada Senin (09/08/2021) dan disiarkan langsung melalui sejumlah chanel YouTube. Hadir dalam kesempatan itu Rais Syuriyah PCNU Kota Kediri KH Abdul Hamid, Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Kediri Abu Bakar Abdul Jalil alias Gus Ab, dan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar.

 

Kiai Hamid mengajak warga Nahdliyin agar bersama-sama mengintropeksi diri atas kesalahan manusia yang telah banyak ingkar kepada Allah, sehingga ditegus pandemi Covid-19.

 

"Mari kita beristighfar kepada Allah, memohon ampunan dan tidak mengulangi lagi kesalahan kita. Semoga dengan doa kita, Allah mencabut pandemi Covid-19 dari bumi Indonesia," ujarnya.

 

Sementara itu, Gus Ab mengajak Nahdliyin agar menjadikan momentum 1 Muharram 1443 Hijriyah sebagai spirit meningkatkan kecintaan kepada Islam dan bangsa Indonesia. Ia meminta masyarakat meningkatkan rasa nasionalisme serta terus berihtiar dan berdoa kepada Allah

 

"Ayo bersama-sama semangat nasionalisme, hubbul wathan minal iman," ujarnya.

 

Di Kota Surabaya, pengelola, guru, dan siswa SMA Khadijah mengikuti acara Gebyar Muharram 1443 Hijriyah secara online bertema Spirit Muharam 1443 H: Pelajar SMA Khadijah Berakhlakul Karimah pada senin siang.

 

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yasin, dan doa akhir tahun yang dipimpin Ustadz Rofiudin Al Hafidz. Setelah itu disuguhkan penampilan seni banjari oleh siswa SMA Khadijah dan dilanjutkan kajian bertema Berbagi Kasih di Bulan Muharram oleh Ustadz Ainur Rofiq.

 

Ia menyampaikan tafsir Surat Al-Hasyr ayat 18. “Ada waktu yang sudah berlalu, ada waktu yang sekarang, dan ada waktu yang akan datang (yaumul akhir). Waktu itu seperti pedang, jika kita tidak bisa meggunakan waktu dengan baik, maka pedang itu akan berbahaya, bisa jadi juga akan melukai kita. Namun jika kita bisa memanfaatkan pedang itu dengan baik, maka kita akan selamat dari ketajaman pedang dan pedang itu tidak sampai menghunus kita,” katanya.

           

Penulis: Abdullah Muwaffaq (Kediri) dan Adellia Syarifah (Surabaya)

 

Editor: Nur Faishal


Editor:
F1 Promosi