Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Cegah Bencana, LPPNU Sumenep Bagikan Bibit Pohon ke MWC

Cegah Bencana, LPPNU Sumenep Bagikan Bibit Pohon ke MWC
Serah terima bibit pohon dari LPPNU Sumenep kepada MWCNU Pragaan. (Foto: NOJ/pcnusumenep.or.id)
Serah terima bibit pohon dari LPPNU Sumenep kepada MWCNU Pragaan. (Foto: NOJ/pcnusumenep.or.id)

Sumenep, NU Online Jatim

Bencana banjir menimpa sejumlah kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, beberapa waktu lalu. Di antaranya menimpa Kecamatan Lenteng dan Ganding. Nah, untuk mengantisipasi bencana terulang, Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) Sumenep membagi-bagikan bibit pohon ke Majelis Wakil Cabang NU setempat.

 

Bibit pohon di antaranya dibagikan ke MWCNU Pragaan, Selasa (23/03/2021). Sebanyak 65 bibit yang dibagikan dan kemudian ditanam pada Rabu (24/03/2021) di lahan perkebunan yang berada tak jauh dari kantor MWCNU setempat.

 

Ketua MWCNU Pragaan KH Ahmad Junaidi Mu’arif mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari dorongan PCNU pada program-program yang lembaga NU yang bergerak di bidang pengelolaan pertanian, kehutanan, dan lingkungan hidup.

 

Greening besok (Rabu, 24 Mare 2021) akan kami lakukan dengan melibatkan beberapa Badan Otonom (Banom) NU,” kata Kiai Junaidi.

 

Di kesempatan yang berbeda, Buna’i selaku pengurus LPPNU Sumenep menjelaskan bahwa program ini salah satu langkah strategis dalam mengantisipasi banjir sejak dini dan pelestarian lingkungan hidup di masing-masing kecamatan.

 

“Kemarin kami sudah bergerak di Kecamatan Guluk-Guluk. Kali ini kami menyapa Pragaan agar merealisasikan program kami serta menjalin sinergitas,” ujar pria yang juga menjabat sebagai pengurus LPPNU Pragaan itu.

 

Ia menjelaskan, ada tiga jenis spesies, yaitu akasia, kelengkeng, dan sirsak.

 

“Semoga bantuan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh pengurus lembaga, dan mampu mengurangi global warming di Indonesia,” ujar Buna’i.

 

Editor: Nur Faishal

F1 Promosi Iklan