Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Cegah Penularan Covid-19, LPBINU-LKNU di Sidoarjo Edukasi Warga

Cegah Penularan Covid-19, LPBINU-LKNU di Sidoarjo Edukasi Warga
Penyuluhan tentang budaya hidup bersih guna mencegah penularan Covid-19 yang dilakukan LPBINU-LKNU dan mahasiswa KKN Unusa di balai Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono, Selasa (8/9) siang. (Foto : NOJ/ Yuli Riyanto).
Penyuluhan tentang budaya hidup bersih guna mencegah penularan Covid-19 yang dilakukan LPBINU-LKNU dan mahasiswa KKN Unusa di balai Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono, Selasa (8/9) siang. (Foto : NOJ/ Yuli Riyanto).

Sidoarjo, NU Online Jatim

Pandemi Covid-19 (Corona) hingga kini belum usai. Angka kasus Covid-19 setiap harinya masih saja mengalami peningkatan. Sehingga segala bentuk kewaspadaan untuk melakukan pencegahan terhadap penularan virus berbahaya tersebut masih harus terus digelorakan.

 

Oleh karenanya, Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI-NU) dan Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur merasa perlu turun untuk membantu pemerintah memberikan edukasi kepada masyarakat. Terutama tentang pentingnya hidup sehat di masa pandemi Covid-19.

 

PC LPBI-NU dan LKNU bekerjasama dengan mahasiswa KKN Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) mengajak masyarakat untuk selalu disiplin tanpa lelah menerapkan protokol kesehatan. Sebab, grafik penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo masih meningkat. Meskipun angka kesembuhan juga naik.

 

Penyuluhan antisipasi penyebaran Covid-19 ini dilakukan di pendapa balai Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono, Selasa (8/9) siang. Acara ini diikuti puluhan perempuan kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) desa setempat dengan menerapkan protokol kesehatan.

 

Ketua PC LPBINU Kabupaten Sidoarjo, Nur Muchammad Sholichuddin dalam kesempatan tersebut menyampaikan tujuan kegiatan tersebut.

 

“Program proyeksi ini dilakukan agar masyarakat ditingkat paling bawah tetap melakukan aktivitas seperti biasanya. Tapi, tetap harus menerapkan protokol kesehatan.Wajib menggunakan alat pelindung diri, mengenakan masker, menyediakan hand sanitizer, menyediakan sabun cuci tangan dan terutama jaga jarak,” katanya.

 

Lebih lanjut, Nur Muchammad Sholichuddin menjelaskan bahwa Program Penguatan Ketangguhan Masyarakat (PPKM) dan adaptasi tatanan baru akan berjalan hingga Maret 2021 mendatang. “Program ini didalamnya akan membentuk kelompok kerja, menyusun pengembangan data, melakukan survei dan kampanye publik pencegahan Covid-19 mulai tingkat RT  hingga kabupaten,” jelasnya.

 

Dirinya mengungkapkan, PC LPBI NU dan LKNU Kabupaten Sidoarjo akan selalu bersinergi dalam kepedulian pencegahan penyebaran Covid-19 di kawasan tersebut. “Kami akan mendistribusikan sejumlah alat pelindung diri dan sembako kepada warga pra sejahtera di wilayah Kabupaten Sidoarjo,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Ketua PC LKNU Sidoarjo, dr Iqbal Faizin mengajak semua yang hadir agar selalu waspada, karena pandemi Covid-19 masih ada hingga saat ini. “Kita harus waspada bahwa Covid-19 ini masih ada. Grafik angkanya naik, meski angka kesembuhannya juga naik,” ujarnya.

 

Solehudin, Kepala Dusun Plumbungan mewakili Pemerintah Desa (Pemdes) Plumbungan memberikan apresiasi atas kegiatan penyuluhan yang diperuntukkan bagi warga desanya.

 

“Kami mewakili Pemdes Plumbungan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa KKN UNUSA bekerjasama dengan PC LPBINU dan LKNU Sidoarjo, dalam rangka memberi pemahaman kepada masyarakat tentang Covid-19. Sehingga masyarakat Desa Plumbungan mengetahui tentang Covid-19 yang sebenarnya,” ungkapnya.

 

 

Editor : Romza

 

Iklan Hari Santri