Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Covid-19 Kian Ganas, Gunakan Masker Dobel

Covid-19 Kian Ganas, Gunakan Masker Dobel
Penggunaan masker ganda disarankan untuk mencegah virus Corona. (Foto: NOJ/SSr)
Penggunaan masker ganda disarankan untuk mencegah virus Corona. (Foto: NOJ/SSr)

Surabaya, NU Online Jatim

Pemberlakuan Pembatasan Masyarakat (PPKM) Darurat yang efektif mulai Sabtu (03/07/2021) memberikan pesan bahwa virus Corona belum selesai. Bahkan ditengarai penyebarannya kian tidak terkendali, sehingga warga diharap untuk ekstra waspada.

 

Salah satu cara efektif dalam meredam penyebaran Covid-19 adalah dengan mengenakan masker saat berada di luar. Namun seiring dengan kian ganasnya virus Corona, memakai satu masker saja tidaklah cukup.

 

Kalangan medis mulai menganjurkan penggunaan masker dobel atau ganda guna menghadapi serangan Covid-19 yang kian mengganas. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa varian delta merupakan jenis virus Corona yang paling menular saat ini. Sejak pertama kali ditemukan di India pada Oktober 2020, hingga saat ini varian Delta sudah menyebar ke 85 negara.

 

WHO pun semakin mendesak semua orang bahkan yang telah divaksinasi penuh agar tetap mengenakan masker dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

 

Sejak hadirnya pandemi Covid-19, penggunaan masker yang dianjurkan sebelumnya hanyalah satu buah, namun kini penggunaan masker dobel atau dua masker sekaligus sudah resmi direkomendasikan oleh Centers for Disease Control and Prevention (CDC).

 

Dirangkum dari berbagai sumber, penelitian terbaru menunjukkan penggunaan masker dobel dapat mencegah penularan Covid-19 dengan lebih efektif

 

Dalam penelitian ini disebutkan bahwa masker bedah dapat menghalangi partikel udara yang berpotensi menularkan virus Corona sebanyak 84,3 persen. Namun, ketika didobel dengan masker kain, perlindungannya bisa meningkat hingga 96,4 persen.

 

Jadi untuk pemakaian masker dobel yang benar bukanlah masker medis yang ditambah dengan masker medis lagi, tapi masker medis yang ditambah masker kain.

 

Masker bedah menjadi tidak efektif karena masker bedah biasanya terpasang longgar dan masih menyisakan celah di atas hidung dan di pipi. Akibatnya, masih ada partikel udara maupun droplet yang bisa masuk dari celah ini.

 

Selain itu, masker bedah yang longgar juga mudah melorot ke bawah hidung. Berbeda dengan masker kain yang umumnya dapat diatur kekencangannya dan pas saat dipakai di wajah. Oleh karena itu, penggunaan masker dobel, kombinasi antara masker bedah dan masker kain bisa memberikan perlindungan yang lebih baik.


Editor:
F1 PWNU Jatim