Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Debit Air Menyusut, LPBINU Nganjuk Tanam Seribu Pohon

Debit Air Menyusut, LPBINU Nganjuk Tanam Seribu Pohon
Relawan membawa sejumlah pohon untuk ditanam di perbukitan Jontani, Sawahan, Nganjuk. (Foto: NOJ/Hafidz Yusuf)
Relawan membawa sejumlah pohon untuk ditanam di perbukitan Jontani, Sawahan, Nganjuk. (Foto: NOJ/Hafidz Yusuf)

Nganjuk, NU Online Jatim

Sejumlah kerusakan lingkungan mengemuka di negeri ini. Ulah sebagian kalangan yang tidak peduli dengan ekosistem mengakibatkan bencana terjadi di berbagai kawasan. Dibutuhkan kepedulian beragam kalangan agar alami kembali lestari.

 

Ikhtiar itu juga yang dilakukan Pengurus Cabang (PC) Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Nganjuk. Prihatin dengan kondisi perbukitan di Pendakian Jontani, Desa Bareng, Kecamatan Sawahan yang yang telah terkikis, mengajak sejumlah pihak melakukan aksi penanaman seribu pohon. Apalagi semakin berkurangnya debit air di sejumlah sumber mata air di wilayah Gunung Wilis.

 

"Begitu masuk musim penghujan, kami berinisiatif melakukan pembibitan tanaman untuk memenuhi kebutuhan penghijauan," kata Ketua PC LPBINU Nganjuk, H Subhan, Sabtu (16/01/2021).

 

 

Relawan PC LPBINU Nganjuk yang terjun ke lokasi, Sofatul Anam mengatakan jika kurang lebih 200 orang relawan dari berbagai unsur seperti LPBINU, Gerakan Pemuda Ansor, Barisan Ansor Serbaguna atau Banser, TNI, Polsek Sawahan, Forkopimdes dan masyarakat setempat ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

 

"Kami mengajak banyak elemen untuk bersama mempersiapkan giat tanam pohon. Tim yang terlibat adalah elemen pemuda dan unsur relawan di Kabupaten Nganjuk," katanya.

 

Ia menyampaikan bahwa LPBINU Nganjuk akan terus berupaya bersinergi dengan siapapun. Hal tersebut untuk melakukan beragam upaya penanggulangan bencana.  

 

“Menanam pohon adalah kegiatan yang masuk dalam kategori mencegah bencana terjadi,” terangnya. Dengan menanam pohon, selain menjaga sumber mata air juga akan mengurangi potensi terjadi kekeringan saat musim kemarau dan antisipasi saat terjadi banjir serta tanah longsor di musim hujan, lanjutnya.  

 

Jenis pohon yang ditanam yakni jati, trembesi, bambu apus, mahoni dan berbagai tanaman yang dapat menyerap air.

 

Penulis: Hafidz Yusuf

PWNU Jatim