Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Demi Masa Depan Guru, LP Ma’arif NU Bojonegoro Kerja Sama dengan BPJS

Demi Masa Depan Guru, LP Ma’arif NU Bojonegoro Kerja Sama dengan BPJS
Penandatanganan MoU LP Ma'arif NU Bojonegoro dengan BPJS. (Foto : NOJ/ M. Yazid)
Penandatanganan MoU LP Ma'arif NU Bojonegoro dengan BPJS. (Foto : NOJ/ M. Yazid)

Bojonegoro, NU Online Jatim

Keberadaan guru di bawah naungan Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bojonegoro terus diperjungkan kesejahteraanya untuk masa depan. Salah satu bentuk perjuangannya yakni dengan bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Diharapkan, sekolah dan guru bisa mendaftar kepesertaannya di BPJS Ketenagakerjaan.


Ketua Pengurus Cabang (PC) LP Ma'arif NU Bojonegoro M Syaifuddin Azhari menuturkan, dengan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bisa menjamin kesejahteraan para guru-guru Ma'arif NU, karena sangat besar manfaatnya.

 

"Segenap jajaran PC Ma'arif NU Bojonegoro kami daftarkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, dan bagi guru-guru Ma'arif NU se-Bojonegoro diimbau untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan," terangnya.

 

Kepada NU Online usai MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan di Aula PC LP Ma'arif NU, Rabu (19/08). Dikatakan, kepesertaan BPJS berlaku kepada semua Lembaga pendidikan NU yang tersebar di seluruh daerah di Kabupaten Bojonegoro, termasuk di wilayah selatan yang berada di sekitar tepian hutan.

 

Mantan Ketua PC IPNU Bojonegoro itu menjelaskan, jumlah lembaga yang berada di bawah naungan LP Ma'arif untuk MI 159 unit, SD 1 unit, MTs 25 unit, SMP 10 unit, MA 12 unit, SMA 8 unit, dan SMK 3 unit. Sedangkan jumlah siswa jenjang MI/SD 13.968 anak, MTs/SMP sebanyak 3.078 anak, anak dan MA/SMA/SMK ada 2.551 anak.

 

"Kalau guru saat ini ada 3.828 orang. Sekarang masih terus dilakukan pendataan, guru yang sudah terdaftar BPJS Ketenagakerjaan dan yang belum," jelasnya.

 

Selain itu, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD masih membahas Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) tentang penyelenggaraan pendidikan.

 

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Bojonegoro Dolik Yulianto menyebut, berdasarkan Undang-undang 24 tahun 2011 BPJS lahir 2 badan yakni BPJS kesehatan dan BPJS ketenagakerjaan. Sedangkan untuk BPJS Ketenagakerjaan ada 4 program, yakni Jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan pensiun hari tua, dan jaminan pensiun.

 

"Dengan adanya undang-undang itu semua pekerja di Indonesia berhak mendapatkan jaminan pensiun, untuk semua pekerja apa saja baik formal maupun non formal dan berlaku selama masih bekerja," pungkasnya.
 

Iklan promosi NU Online Jatim