Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Di Makbarah KH Fauzi Sirran, Pengurus NU Sumenep Doakan Bangsa

Di Makbarah KH Fauzi Sirran, Pengurus NU Sumenep Doakan Bangsa
Rombongan PCNU Sumenep di makbarah KH Ahmad Fauzi Sirran di Pragaan. (Foto: NOJ/Firdausi)
Rombongan PCNU Sumenep di makbarah KH Ahmad Fauzi Sirran di Pragaan. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim
Setelah berdoa bersama di makbarah KH Ali Bakri Prenduan, Sabtu (21/3) rombongan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep bersama pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU), lembaga dan badan otonom NU berpindah ke makbarah KH Ahmad Fauzi Sirran. Pesarean tersebut terletak di Pangambengan Desa Jaddung Kecamatan Pragaan.

 

KH Ahmad Fauzi Sirran semasa hidupnya dikenal sebagai kiai sepuh waliullah yang menjadi sentral pengaduan warga Sumenep dan sekitarnya. Kiprahnya juga tak kepalang tanggung, sangat mendukung berbagai kegiatan, serta banyak masalah NU dipecahkan dari ketajaman spritualitas. 

 

Jajaran elit politik membanjiri kediamanannya kala ada pemilihan kepada daerah dan legislatif. Tujuannya hanya satu, meminta restu dan  mengharap doa, agar tujuannya berjalan mulus dalam kancah perpolitikan.

 

Almaghfurlah saat tercatat sebagai musytasyar NU menyarankan kepada PCNU agar perkumpulan Pengurus Ranting NU di pelosok diisi dengan pengajian Sullam Safinah. Hasilnya sangat menggembirakan, karena selain diisi konsolidasi berbagai ranting NU di Sumenep, kini hiruk-pikuk mengisi sebagian waktu perkumpulan dengan pengajian kitab fiqih.

 

"KH Fauzi Sirran kerap kali menjadi sandaran nilai perilaku kehidupan warga yang sederhana, tidak menyusahkan orang lain, tawadhu, wara, memberi hikmah tanpa menyakiti, bahkan pesan pesannya menjadi rujukan politik kebangsaan dan kedaerahan," ujar KH Junaidi Muarif setelah pembacaan tahlil. 

 

Bagi warga Pragaan dan sekitarnya, KH Ahmaf Fauzi Sirran dikenal waliullah yang bisa membaca masa depan dengan cara yang halus. Setiap kiai dan tokoh yang datang kepadanya banyak memiliki kenangan tersendiri dengan ketajaman lisannya pada masalah yang dihadapi baik masalah keluarga, organisasi atau kepentingan hidup lainnya. Semua mampu dengan tepat dibaca dan menemukan jalan keluar tentu saja dengan cara dan kehendak Allah SWT.

 

"Karena itulah kita datang ke makbarah untuk menyambung tali jiwa dengan ruh perjuangan beliau, agar NU terus bersinar dengan barakah para wali. NU didirikan para wali dan terus dijaga di setiap jengkal tanah yang dilewati para penerusnya," timpal Wakil Ketua MWCNU Pragaan Kiai Zubairi Karim.

 

Rombongan ratusan peziarah dipimpin PCNU Sumenep, diikuti MWCNU, lembaga, badan otonom seperti Ansor dan Banser, IPNU maupun IPPNU Pragaan. Mereka datang dalam rangkaian kegiatan hari lahir ke-97 Nahdlatul Ulama yang gawe besarnya akan dilaksanakan April mendatang.

 

Kontributor: Firdausi
Editor: Syaifullah
 

Bank Jatim (31/7)