Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Dibuka Cak Imin, Muktamar Pemikiran Dosen PMII Bahas Ini

Dibuka Cak Imin, Muktamar Pemikiran Dosen PMII Bahas Ini
Spanduk ucapan selamat datang peserta Muktamar Pemikiran Dosen PMII di UIN Tulungagung. (Foto: NOJ/MJ)
Spanduk ucapan selamat datang peserta Muktamar Pemikiran Dosen PMII di UIN Tulungagung. (Foto: NOJ/MJ)

Tulungagung, NU Online Jatim

Muktamar Pemikiran Dosen Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung, dimulai pada Senin ini hingga Rabu (05/07/04/2021). Berbagai hal dibahas dalam forum ini, terutama peran dan persiapan dosen PMII dalam menyambut Indonesia Emas 2045.

 

"Kita akan berbicara banyak hal apa itu Indonesia emas 2045, 100 tahun setelah merdeka kita kondisinya bagaimana. Kemudian yang menarik apa tawaran dosen PMII untuk Indonesia emas," kata Ketua Panitia Muktamar Pemikiran Dosen PMII, M Noor Harisudin, kepada NU Online Jatim.

 

Ia mengungkapkan, tema muktamar perdana ini adalah 'SDM Unggul Dosen PMII Menuju Indonesia Emas'. Tema ini meneguhkan pentingnya peran strategis dosen PMII untuk mereposisi kontribusi dan ideologi dalam menghadapi era tersebut.

 

Muktamar akan dibuka oleh mantan Ketua Umum PB PMII yang kini menjabat Wakil Ketua DPR RI, A Muhaimin Iskandar. Adapun Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan secara daring. Setelah itu dilanjutkan Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama KH Said Aqil Siroj sebagai keynote speaker.

 

Haris menuturkan, muktamar akan dihadiri langsung oleh sekira 150-200 peserta, dari sekitar 34 provinsi. Mereka terdiri dari para rector dan dosen alumni PMII. Peserta memang dibatasi karena masih dalam masa pandemi Covid-19.

 

Ia menambahkan, muktamar menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Ruangan diatur berjarak antara satu peserta dengan peserta yang lain, peserta wajib memakai masker, dan panitia menyiapkan cairan handsanitizer. Bahkan, sebelum masuk peserta dites dulu dengan GeNose.

 

"Cek GeNose adalah cara untuk melakukan prokes," ujar Pengasuh Pondok Pesantren Darul Hikam Jember itu.

 

Haris berharap acara dapat berjalan dengan lancar, menghasilkan sesuatu yang konkret, yaitu bisa di follow up misal ada asosiasi dosen IKA PMII. Mampu  memberikan sumbangsih konkret untuk Indonesia emas.

 

Editor: Nur Faishal

F1 Promosi Iklan