Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Dibuka Wakil Gubernur, KKN Unusa Jangkau 12 Kabupaten di Jawa Timur

Dibuka Wakil Gubernur, KKN Unusa Jangkau 12 Kabupaten di Jawa Timur
Wakil Gubernur Jawa Timur memberikan sambutan bagi KKN Unusa. (Foto: NOJ/Istimewa)
Wakil Gubernur Jawa Timur memberikan sambutan bagi KKN Unusa. (Foto: NOJ/Istimewa)

Surabaya, NU Online Jatim

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menggelar Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilakukan di 12 kota dan kabupaten seluruh Jawa Timur (Jatim). KKN ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, H Emil Elestianto Dardak yang dilakukan secara virtual.

 

Mengusung tema ‘Belajar Bersama Unusa penguatan masyarakat tanggap Covid-19’, KKN dilakukan 12 kota maupun kabupaten seperti Bangkalan, Bojonegoro, Gresik, Jombang, Lamongan, Magetan, Mojokerto, Pasuruan, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, dan Surabaya.

 

Dalam pandangan Wakil Gubernur Jatim, KKN yang dilakukan Unusa merupakan langkah cukup baik di tengah pandemi. Terlebih, tema besar yang diambil menjadikan mahasiswa sebagai agen prefentif dan promotif bagi masyarakat di Jatim.

 

“Dengan KKN ini mahasiswa bisa memberikan edukasi ke masyarakat tentang Covid-19 ini,” kata Emil, Senin (31/8).

 

Emil menjelaskan jika mahasiswa bisa melakukan KKN di lingkungan masing masing. Bagaimana pun dengan adanya mahasiswa dapat membantu menangani virus Corona.

 

Mantan Bupati Trenggalek ini berharap KKN mahasiswa Unusa dapat mengubah kebiasaan baru. "Jangan sampai adanya adaptasi kebiasaan baru ini melupakan semuanya, termasuk protokol kesehatan," harapnya.

 

Selain itu, Emil meminta mahasiswa bisa melaporkan jika ada kerumunan melalui aplikasi InaRisk atau bahkan ke pihak berwajib seperti kepolisian atau Gugus Tugas Covid-19 Jatim.

 

"Di aplikasi ini banyak info terkait Covid-19 ini," ungkapnya.

 

Sementara itu, Rektor Unusa, Achmad Jazidie menjelaskan KKN tahun ini berbeda dengan sebelumnya yang memilih suatu daerah karena pandemi.

 

"Jadi, KKN tahun ini dilakukan di daerah mahasiswa masing-masing untuk mengantisipasi penularan virus Corona," jelasnya.

 

Jazidie menjelaskan bahwa selama kegiatan, berkerja sama dengan Pemprov Jatim untuk menangani Covid-19.

 

"Jadi, cara ini dapat bersama dengan Pemerintah Provinsi Jatim untuk menangani dan mengedukasi masyarakat tentang Covid-19," tandasnya. (Adv)

Iklan promosi NU Online Jatim