Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Doa saat Berpapasan dengan Jenazah

Doa saat Berpapasan dengan Jenazah
Saat menyaksikan mobil pengangkut jenazah, disarankan membaca doa. (Foto: NOJ/JPm)
Saat menyaksikan mobil pengangkut jenazah, disarankan membaca doa. (Foto: NOJ/JPm)

Kelahiran dan kematian adalah rahasia Allah SWT. Karenanya, tidak perlu takut saat ajal menghadang. Meskipun bukannya berharap akan disegerakan kematian.

 

Mati tidak mengenal waktu dan tempat juga umur. Mati dapat menimpa siapa saja di mana saja. Meski demikian, orang mati harus diurus dengan baik. Dimandikan, dikafani, dishalati dan ditempatkan pada ruangan pribadinya, di makam atau di kuburan. Oleh karena itu prosesi kematian selalu membutuhkan orang lain, selain mayit dan keluarganya.

 

Di antara hal yang menyita perhatian masyarakat kota adalah proses perjalanan menuju pemakaman umum. Jauhnya jarak pekuburan dan banyaknya pengantar seringkali mengganggu arus lalu lintas apalagi di kota-kota besar, pasti akan menyebabkan kemacetan. Karena mobil jenazah tidak mengenal rambu-rambu lalu lintas. Dan mobil jenazah senantiasa melaju dengan cepat agar lebih awal tiba di pekuburan. Hal ini berdasar pada tuntunan agama agar jenazah sesegera mungkin di makamkan.

 

 

Oleh karena itu, perlu adanya pemahaman bagi masyarakat pengguna jalan agar sedikit bersabar mendahulukan mobil jenazah yang mau lewat. Untuk menghormati mayit, dan mengingatkan diri akan kematian. Sesungguhnya penghuni mobil jenazah senantiasa digilir-bergantian. Namun yang lebih penting dari itu semua adalah doa yang terucap ketika melihat iri-iringan jenazah yakni:

 

 سبحان الحي الذى لا يموت  

 

Subhanal hayyil ladzi la yamut  

 

Artinya: Maha Suci Allah Yang Hidup dan Tidak Mati.  

 

Diharapkan dengan ucapan ini  orang yang hidup akan ingat akan Dzat yag menentukan hidup dan mati.

Iklan promosi NU Online Jatim