Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

DPRD Jatim: Pemprov Harus Teruskan Program Ketahanan Pangan

DPRD Jatim: Pemprov Harus Teruskan Program Ketahanan Pangan
Lumbung Pangan Jatim. (Foto: NOJ/mi)
Lumbung Pangan Jatim. (Foto: NOJ/mi)

Surabaya, NU Online Jatim

Ketahanan pangan adalah sektor yang tidak lepas dari sorotan dampak Covid-19. Merespons hal tesebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meluncurkan Lumbung Pangan Jawa Timur sejak 21/04/2020 lalu. Program ini menyediakan kebutuhan pokok yang murah bagi warga yang terdampak Covid-19.

 

Program ini terbukti dapat menstabilkan roda perekonomian dari hulu ke hilir. Karena petani yang menghasilkan produk bisa menyalurkan barangnya ke lumbung pangan, dan warga yang membutuhkan bisa membeli dengan harga yang tidak terlalu tinggi. Hal ini selaras dengan pernyataan Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Anik Maslachah.

 

“Petani bisa menyalurkan hasil tanamnya dengan pasti di sini, sehingga pasarnya jelas. Dan harga produk mereka stabil,” katanya pada Ahad (22/11/2020).

 

Seperti diketahui , umumnya para tengkulak menimbun produk petani dan didistribusikan ketika permintaan barang meningkat. Sehingga mereka bisa menaikkan harga dengan cukup tinggi. Namun program yang digelar di Jatim Expo Surabaya ini ternyata mampu mengendalikan harga bahan pokok di pasar. Hal tersebut dapat dilihat dari stok barang lumbung pangan yang selalu tersedia.

 

“Lumbung pangan jelas mampu menstabilkan harga pangan, khususnya di hari-hari besar,” ujarnya.

 

Dengan manfaat yang signifikan ini, politisi asal Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) berharap lumbung pangan bisa menjadi program yang berkelanjutan.

 

“Program ini mulanya hanya sampai pertengahan Juli 2020, lalu diperpanjang hingga Desember 2020. Namun kami berharap kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar lumbung pangan dapat berkelanjutan,” harapnya.

 

Selain itu, Ketua Komisi B DPRD Jawa Timur, Aliyadi Mustofa menambahkan bahwa, lumbung pangan memiliki pengaruh besar terhadap ketahanan pangan, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat meningkat.

 

“Ketahanan pangan dapat menjadikan suatu daerah lebih mandiri. Sehingga inflasi dan deflasi daerah tetap stabil,” tambahnya.

 

 

Editor: Risma Savhira

PWNU Jatim Harlah