Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Fatayat NU di Sumenep Lantik Belasan Pengurus Ranting

Fatayat NU di Sumenep Lantik Belasan Pengurus Ranting
Proses pelantikan pengurus Ranting Fatayat NU se Kecamatan Pragaan, Senin (05/ 10). (Foto : NOJ/ Firdausi).
Proses pelantikan pengurus Ranting Fatayat NU se Kecamatan Pragaan, Senin (05/ 10). (Foto : NOJ/ Firdausi).

Sumenep, NU Online Jatim

Visi dan misi sangat berperan penting dalam keberhasilan organisasi. Seperti halnya dicontohkan oleh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Pragaan yang melebarkan sayapnya hingga ke pelosok desa.

 

Keberhasilan tersebut mampu ditunjukkan oleh PAC Fatayat NU Pragaan dengan melantik secara serentak pengurus Pimpinan Ranting (PR) Fatayat NU se-Kecamatan Pragaan masa khidmat 2020-2023 di auditorium Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pragaan, Senin (05/10).

 

KH. A. Junaidi Mu'arif merasa bangga karena Fatayat NU bergerak aktif dan meng-NU-kan masyarakat lewat programnya. "Semoga pengurus yang sudah dilantik menjalankan program organisasi. Bagi ketua ranting harus memberikan contoh dan arahan agar tercapai sesuai tujuan,” ujar Ketua MWCNU Pragaan tersebut.

 

Pada kesempatan yang berbeda Ny. Tin Mayah juga mengaku bangga karena mampu membentuk ranting di kawasan tersebut.

 

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Sumenep ini menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan terbesar dan terbanyak se-Kabupaten Sumenep. "Pragaan merupakan PAC keempat yang yang berhasil membentuk ranting dari 27 Kecamatan," ungkapnya.

 

Selanjutnya, ia mengucapkan terimakasih karena kinerja pengurus PAC Fatayat NU Pragaan mampu meringankan beban PC yang memiliki program berbasis ranting.

 

Pada saat yang sama Ny. Hj. Dina Kamilia menjelaskan bahwa ada 13 ranting yang dilantik hari ini. Tinggal 1 ranting yang belum dilantik, yakni PR Sendang.

 

Ketua PAC Fatayat NU Pragaan tersebut mengutarakan bahwa gerakan ini dilatarbelakangi oleh hasil konferensi, yakni penguatan kelembagaan yang dimulai lewat ranting.

 

"Usiai pelantikan kami berupaya untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan dan pengurus ranting agar lebih solid ke depannya," katanya.

 

Tak sampai disitu, ia berharap kepada seluruh pengurus ranting untuk membentuk anak ranting di masing-masing dusun. "Semoga amanah dalam menjalankan tugasnya dan benar-benar berkhidmat bersama NU," pungkasnya.

 

Acara dihadiri oleh seluruh ketua Badan Otonom NU,  mulai dari Pergunu, Ansor, PMII, dan IPNU-IPPNU.

 

Editor : Romza

PWNU Jatim Harlah