Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Gelar Ngaji Kebangsaan, Momentum Edukasi Sahabat Ansor

Gelar Ngaji Kebangsaan, Momentum Edukasi Sahabat Ansor
Ngaji Kebangsaan PW GP Ansor Jatim. (Foto: NOJ/Anita)
Ngaji Kebangsaan PW GP Ansor Jatim. (Foto: NOJ/Anita)

Surabaya, NU Online Jatim

Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Timur usai menyelenggarakan Ngaji Kebangsaan pada Senin 2/11/2020, bertempat di Aula Lantai 3 PW GP Ansor Jawa Timur. 


Acara Ngaji Kebangsaan tersebut merupakan salah satu agenda dari PW GP Ansor diinisiasi oleh Departemen Kajian dan Pemikiran Keislaman. Selain itu, agenda yang bekerja sama dengan pihak Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) tersebut bertujuan untuk memperingati tiga momen sekaligus. Tiga momen yang dimaksud adalah peringatan Hari Santri, Maulid Nabi Muhammad, dan momentum Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar secara serentak di 19 kabupaten maupun kota se-Jawa Timur pada bulan Desember mendatang.

 

Wakil Ketua Departemen Kajian dan Pemikiran Keislaman, Sahabat Wasid Mansyur memaparkan, bahwa agenda Ngaji Kebangsaan tersebut diharapkan mampu mengedukasi masyarakat utamanya sahabat-sahabat Ansor dalam pilkada nanti.


"Mewacanakan bagaimana masyarakat dalam demokrasi tidak hanya terjebak pada proses, tapi juga substansi. Maka, pendidikan politik yang berpikir untuk kemaslahatan sangat penting, daripada sekedar proses nyoblos," terangnya.

 

Selain itu, Sahabat Maulana Hasun, Wakil Sekretaris Departemen Kajian dan Pemikiran Keislaman, mengungkapkan bahwa acara ini dihadiri oleh KH Abdul Ghofur Maimoen, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar III sekaligus Penasihat Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor untuk memberikan ceramah kepada sahabat-sahabat yang hadir.

 

"Kiai Ghofur ini juga sebagai Penasihat Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, beliau pasti mampu dalam mengedukasi sahabat-sahabat yang hadir pada Ngaji Kebangsaan tersebut," ujarnya.

 

Sahabat Maulana juga memaparkan bahwa agenda tersebut membutuhkan persiapan sekitar dua minggu. Kendati demikian, agenda tersebut sama sekali tidak mengalami kendala teknis.


"Tidak ada kendala terkait teknis, karena kami sudah mempersiapkannya dengan matang. Tapi sangat disayangkan pemateri kita dari Bawaslu tidak bisa hadir," pungkasnya.

 

Penulis : Anita

Kontributor : Risma Savhira


Editor:
F1 Promosi