Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Geliat Ansor di Saronggi Sumenep Perkuat Pengkaderan dan Gelar Suksesi

Geliat Ansor di Saronggi Sumenep Perkuat Pengkaderan dan Gelar Suksesi
Pelatihan Kepemimpinan Dasar sekaligus Konferancab PAC GP Ansor Saronggi, Sumenep. (Foto: NOJ/A Habib)
Pelatihan Kepemimpinan Dasar sekaligus Konferancab PAC GP Ansor Saronggi, Sumenep. (Foto: NOJ/A Habib)

Sumenep, NU Online Jatim

Proses kaderisasi di lingkungan pemuda NU merupakan suatu hal yang mesti dilakukan. Dimaksudkan agar melahirkan kader berkualitas, berdaya saing, serta memiliki militansi dan berguna bagi jamiyah dan masyarakat. Selain itu, agar regenerasi kepemimpinan terus berlanjut.

 

Hal ini pula yang dilakukan Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Saronggi, Sumenep. Yang dilakukan adalah dengan mengadakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang digelar di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Kambingan Timur, Saronggi.

 

Mahbubillah, Ketua Panitia PKD menuturkan, pelatihan berlangsung dua hari, sejak Sabtu hingga Ahad (6-7/9/2020). Pesertanya adalah puluhan pemuda yang tersebar di Kecamatan Saronggi dan sekitarnya.

 

"Alhamdulillah, pemuda-pemuda Saronggi antusias untuk mengikuti pelatihan ini. Bahkan, beberapa peserta juga datang dari luar kecamatan. Ini membuktikan bahwa GP Ansor merupakan organisasi kepemudaan yang sangat diminati oleh banyak kalangan," ujarnya.

 

Dalam pelatihan ini sedikitnya memuat beberapa materi, yaitu kepemimpinan dan keorganisasian, keindonesiaan dan Islam Nusantara, serta keansoran dan kebanseran. Selain itu juga ada materi ke-NU-an, keaswajaan dan materi terkait dalil amaliyah dan tradisi keagamaan NU.

 

Disampaikan oleh Rasidi dari Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Sumenep saat pembaiatan, bahwa kader harus mampu berinovasi di mana tinggal. Selain itu, kader Ansor harus berjiwa besar dalam mengurus organisasi. Mengingat, sebagaimana organisasi di lingkungan NU lainnya, kader Ansor sedikit banyak dituntut untuk membiayai organisasi.

 

"Kita sebagai pemuda harus mempu berinovasi supaya menjadi kader yang siap bersaing dan punya nilai lebih di mata masyarakat," ujarnya.

 

Ketua Komunitas Pendamping Desa Kabupaten Sumenep ini pun berharap peserta diberi semangat dan loyalitas. Selain itu, kader Ansor juga kewajiban untuk juga berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama.

 

"Mengingat kader Ansor merupakan kader muda NU yang di masa mendatang akan meneruskan estafet kepemimpinan para ulama," pungkas pria asal Bluto ini.

 

Seusai pembaiatan, acara dilanjutkan Konferensi Anak Cabang (Konferancab) PAC GP Ansor Saronggi. Pada acara ini dihadiri PC Ansor Sumenep, di antaranya Kiai Tirmidzi, Muzanni, Sawasi, Faisol, Moh Saleh dan A Rofiq. Hadir pula MWCNU Saronggi dan seluruh kader Ansor setempat.

 

Acara berlangsung gayeng dan santai. Dan setelah dilakukan musyawarah yang dipimpin Rasidi, akhirnya Firli terpilih untuk menakhodai Ansor Saronggi dua tahun ke depan secara mufakat.

 

Firli beritekad mengabdi kepada NU dan Ansor serta menjaga keutuhan NKRI. Selain itu, berkomitmen membesarkan PAC GP Ansor di Saronggi yang selama ini vakum.

 

"Saya berharap dukungan dari sahabat-sahabat semua untuk mewujudkan komitmen di atas," ungkapnya.

 

Terakhir ia berharap, kader Ansor harus berdiri satu barisan dalam menjaga nilai Aswaja an-Nahdliyah agar tidak disusupi aliran liberal, komunis dan radikal yang terus saja merongrong keutuhan NKRI.

 

Editor: Ayun

Iklan promosi NU Online Jatim