Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Generasi Milenial, Ini Pentingnya Mengkaji Ta’lim al-Muta’allim

Generasi Milenial, Ini Pentingnya Mengkaji Ta’lim al-Muta’allim
Ilustrasi kitab Ta'lim al-Muta'allim. (Foto: nu.or.id)
Ilustrasi kitab Ta'lim al-Muta'allim. (Foto: nu.or.id)

Madiun, NU Online Jatim

Zaman berganti. Budaya berkembang dan memengaruhi pola pikir serta perilaku masyarakat. Itu sebabnya setiap generasi memiliki karakternya sendiri. Termasuk dalam kegiatan belajar-mengajar. Agar tak melenceng dari nilai-nilai agama yang luhur, diperlukan kajian-kajian yang intensif. Sebagai pengingat bahwa setiap gaya, termasuk kultur dan gaya kekinian, tak harus menabrak norma dan nilai-nilai yang luhur itu.

 

Nah, untuk menanamkan nilai-nilai luhur itulah Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU) Kabupaten Madiun menggelar pengajian kitab Ta’lim al-Muta’allim di Gedung NU Center kabupaten setempat pada Sabtu (27/03/2021).

 

Ta’lim al-Muta’allim adalah kitab karya Syeikh al-Zarnuji, yang di dalamnya berisi aspek nilai adab, baik adab batiniyah maupun adab lahiriyah, dalam pembelajaran. Kitab ini mengajarkan bahwa pendidikan bukan sekedar transfer ilmu pengetahuan dan ketrampilan (skill), namun paling penting adalah transfer nilai adab. Kitab ini masyhur di pesantren-pesantren dan lingkungan NU.

 

"Sesuai dengan hasil rapat kerja (raker) bahwa PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Madiun mengagendakan kajian kitab kuning. Semoga kajian ini dapat berjalan istiqamah," kata Wakil Ketua I PC IPNU Kabupaten Madiun, Abdul Halim, kepada NU Online Jatim, Senin (29/03/2021).

 

Selaku pemateri, lelaki yang akrab disapa Halim ini menyampaikan bahwa seorang manusia dimuliakan karena ilmunya. Dengan ilmu pula manusia dibedakan dengan binatang. Sebab semua sifat selain ilmu bisa dimiliki oleh manusia dan binatang. Seperti sifat berani, kuat, baik, kasih sayang dan lain sebagainya selain ilmu.

 

"Dengan ilmu manusia bisa menjadi mulia. Yang membedakan manusia dengan hewan adalah ilmu. Selain ilmu hewan mempunyai sifat yang sama dengan manusia," ujar Halim.

 

Meskipun dalam kondisi hujan pengajian kitab jni tetap berjalan lancar. Selain itu kajian kitab tersebut juga disiarkan langsung melalui akun instagram PC IPNU dan IPPNU Kabupaten Madiun sehingga seluruh anggota dan pengurus yang tidak hadir tetap dapat mengikuti kajian tersebut.

 

Editor: Nur Faishal

Bank Jatim (31/7)