Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Gerakan ‘Ulama Santri Bermasker’ Dikenalkan di Lumajang

Gerakan ‘Ulama Santri Bermasker’ Dikenalkan di Lumajang
Kapolres saat berada di Yayasan Kiai Syarifuddin Lumajang. (Foto: NOJ/ISt)
Kapolres saat berada di Yayasan Kiai Syarifuddin Lumajang. (Foto: NOJ/ISt)

Lumajang, NU Online Jatim

Kapolda Jawa Timur tengah mengampanyekan gerakan ‘Ulama Santri Bermasker’ sekaligus akan melakukan pengecekan terkait pemberlakuan protokol kesehatan. Hal tersebut tentu saja sebagai kepedulian atas kian merebaknya virus Corona. 

 

Ikhtiar saeius ini mulai dilaksanakan di sejumlah kabupaten dan kota. Salah satunya adalah di Lumajang. Hal tersebut dibuktikan dengan kunjungan Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno ke Yayasan dan Pondok Pesantren Kiai Syarifuddin di Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Selasa (23/2/2021).

 

Pada kunjungan kali ini Kapolres Lumajang didampingi Kasatbinmas, Paursubbaghumas Bagops, dan Kapolsek setempat.

 

“Tujuan silaturahim ini selain untuk melaksanakan pengecekan protokol kesehatan juga menyampaikan program yang dicanangkan Kapolda Jatim yaitu ulama santri bermasker,” katanya.

 

Disampaikannya bahwa dari gerakan tersebut intinya mengimbau seluruh santri dan pengasuh pondok pesantren untuk selalu mentaati protokol kesehatan Covid-19.

 

“Karena memang santri yang diasramakan di pondok pesantren jumlahnya cukup banyak, sehingga hal tersebut sangat rawan apabila terjadi penularan Covid-19,” ujarnya.

 

Dalam kunjungan itu, Kapolres Lumajang mengecek ke seluruh sarana dan prasarana baik ruang kelas maupun asrama para santri. Hal tersebut untuk mengetahui apakah fasilitasnya sudah memenuhi standar protokol kesehatan Covid-19.

 

“Saya sampaikan ke pengurus pesantren agar terus mengawasi santri dan guru-gurunya agar mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

 

Sementara itu, Ketua Yayasan Kiai Syarifuddin Lumajang, H Abdul Wadud Nafis merasa mendapat bimbingan agar pesantrennya menjadi tangguh dan bebas dari virus Corona.

 

“Saya berterima kasih atas kunjungan Kapolres dan memberikan arahan kepada anak-anak kami untuk lebih taat dan lebih disiplin terhadap protokol kesehatan,” katanya.

 

Bank Jatim (31/7)