Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Gerakan Jumat Berkah untuk Para Guru di Surabaya

Gerakan Jumat Berkah untuk Para Guru di Surabaya
Kegiatan Jumat Berkah. (Foto: NOJ/ Hisam Malik).
Kegiatan Jumat Berkah. (Foto: NOJ/ Hisam Malik).

Surabaya, NU Online Jatim

Banyak cara dalam berbuat kebaikan terlepas dari skala kecil ataupun besar yang terpenting bisa bermanfaat untuk sekitar. Terlebih kepada para guru yang selayaknya dihormati serta dibantu dari apa yang bisa dilakukan.

 

Hal ini yang dilakukan oleh Ustadzah Khodijah Nafis Ketua Dakwah Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdhatul Ulama (NU) Kota Surabaya yang mengajak kepada para dermawan sekalian untuk turut serta ikut andil membantu para guru.

 

“Mari kita bergerak bersama walau dengan nasi bungkus atau gorengan untuk membantu kesejahteraan para guru yang ada di sekitar kita, cukup dengan apa yang bisa kita lakukan,” ajaknya.

 

Dijelaskan, kegiatan ini bermula sejak dikordinirnya nasi bungkus untuk hari Jum’at dari anggota jama’ah hingga berkembang sampai saat ini.

 

“Dari anggota jama’ah dan donatur yang dikumpulkan kemudian kita rupakan nasi serta gorengan untuk dibagikan setiap jum’at secara umum dan yang terbaru kita bagikan kepada para guru,” jelasnya kepada NU Online Jatim, Sabtu (20/02/2021).

 

Ustadzah Khodijah menambahkan, sedekah tidak harus menunggu kaya atau dalam keadaan lebih karena banyak orang meninggal ingin hidup kembali hanya untuk bersedekah.

 

“Bismillah ini akan kita lakukan setiap hari Jum’at. Semoga istiqamah baik yang menyumbang maupun yang membantu menyiapkan terlaksananya kegiatan ini dan semoga barokah manfaat serta menjadi amal kita kelak,” pungkasnya.

 

Mufarrohah selaku penanggung jawab merasa senang sekali bisa turut serta menyukseskan kegiatan Jum’at Berkah yang langsung berbaur dengan para guru ketika memberikan nasi bungkus dan gorengan.

 

“Setidaknya bisa menjadi pengalaman bagi kami untuk kedepannya karena saya tidak sendiri melainkan di bantu oleh santri lainnya agar pelayanan dan pengerjaan lebih baik secara optimal,” tutur mahasiswi baru di salah satu kampus di Surabaya ini.

 

 

Ia menjelaskan, ketika membagikan nasi dan gorengan nampak terlihat senyum bahagia dari para guru. “Selain pengalaman yang kami dapat, hal lain yang bisa didapatkan ketika melihat guru-guru kami bahagia, Semoga para guru sehat dan panjang umur agar bisa menuntun kami selaku muridnya,” harapnya.

 

Editor: Romza


Editor:
F1 PWNU Jatim