Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Giliran MWCNU Rubaru Sumenap Luncurkan Mobil Ketahanan Pangan

Giliran MWCNU Rubaru Sumenap Luncurkan Mobil Ketahanan Pangan
Ketua MWCNU Rubaru melepas mobil iring-iringan yang memuat bantuan Sembako untuk warga. (Foto: NOJ/Firdausi)
Ketua MWCNU Rubaru melepas mobil iring-iringan yang memuat bantuan Sembako untuk warga. (Foto: NOJ/Firdausi)

Sumenep, NU Online Jatim

Ditetapkannya Kecamatan Rubaru sebagai zona merah membuat segenap elemen termasuk Nahdliyin atau warga Nahdlatul Ulama bergerak. Ikhtiar dilakukan untuk menstabilkan kawasan setempat dengan beragam cara, seperti penyemprotan disinfektan, membagi masker, penyediaan tempat cuci tangan, dan kegiatan lain yang bisa mencegah penularan Covid-19.

 

Berangkat dari permasalahan ini, Satuan Tugas (Satgas) Siaga Covid-19 yang dibentuk oleh Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rubaru, Sumenep melakukan beragam kegiatan. Yang tidak kalah penting adalah dengan memastikan warga memiliki ketahan pangan.

 

Ustadz Moh Hasan yang didaulat sebagai ketua menyampaikan bahwa sudah melakukan beragam kegiatan, dan yang saat ini menjadi perhatian adalah ketersediaan bahan pokok. Dengan demikian warga tetap tinggal di rumah secara aman. 

 

"Alhamdulillah hari ini, kami biasa merealisasikan program unggulan yakni peluncuran ketahanan pangan bagi masyarakat terdampak Corona dan tidak mampu," katanya, Kamis (21/5).

 

Kegiatan yang dipusatkan di depan Sekretariat MWCNU tersebut dihadiri pengurus harian, lembaga, dan badan otonom. Mereka kompak  menyalurkan bantuan pangan kepada warga yang berhak di setiap desa.

 

"Sumber pangan ini kami dapatkan dari segenap Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) yang mampu mengumpulkan bantuan pangan, seperti beras, jagung, gula, minyak goreng dan sejenisnya,” urai Ustadz Moh Hasan.

 

Dirinya menegaskan bahwa seluruh bantuan pangan didapat dari kinerja PRNU yang bisa mengumpulkan beragam bantuan, baik berbentuk tunai dan pangan. Dan bantuan yang terkumpul langsung dikemas dan dibagi hingga berjumlah 180 paket.

 

"Inilah gerakan sosial NU mulai tingkat MWCNU hingga PRNU yang saling membantu sehingga problem akibat pandemi bisa diatasi bersama. Salah satunya dengan ketersediaan pangan warga," katanya. 

 

Moh Sadik selaku Ketua MWCNU Rubaru melepas mobil iring-iringan yang memuat bantuan dengan mengibarkan bendera NU. Dalam pandangannya, keberadaan lumbung pangan sangat efektif sehingga menjadi model dan bisa ditiru oleh warga lainnya selama puasa.

 

Dirinya memiliki pandangan bahwa gerakan ini membuat nyaman masyarakat terdampak menjelang lebaran. Karena seperti diketahui bahwa harga sejumlah kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan di pasaran.

 

"Program ini harus dipertahankan, bukan hanya saat pandemi dan momen bulan Ramadlan, tetapi sosialisasikanlah kepada warga harus ditingkatkan agar semua masyarakat tahu gerakan NU," harapnya.

 

Kontributor: Firdausi
Editor: Syaifullah
 

PWNU Jatim Harlah