Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Giliran Sejumlah Ibu Nyai dan Ning Divaksin di NU Jatim Besok

Giliran Sejumlah Ibu Nyai dan Ning Divaksin di NU Jatim Besok
Acara vaksinasi untuk para ibu nyai, ning dan aktivis NU di PWNU Jatim. (Foto: NOJ/Pan)
Acara vaksinasi untuk para ibu nyai, ning dan aktivis NU di PWNU Jatim. (Foto: NOJ/Pan)

Surabaya, NU Online Jatim

Tekad Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur untuk menghentikan penyebaran virus Corona terus dilakukan. Sebelumnya para ulama, kiai, dan aktivis jamiyah mengikuti vaksinasi. Dan Sabtu (03/04/2021) besok, giliran para ibu nyai, dan sejumlah ning atau putri kiai akan turut melaksanakan kegiatan serupa.

 

Hal tersebut dibenarkan KH Akh Muzakki, Sekretaris PWNU Jatim. “Benar, besok adalah giliran para ibu nyai dan sejumlah ning yang akan mengikuti vaksinasi,” katanya saat dikonfirmasi NU Online Jatim, Jumat (02/04/2021).

 

Disampaikan guru besar Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya tersebut bahwa apa yang dilakukan NU Jatim sebagai upaya serius dalam menanggulangi penyebaran Covid-19.

 

“Apa yang kami lakukan ini merespons harapan dari sejumlah tim kesehatan yang menyarankan agar para ibu nyai dan ning juga melakukan vaksinasi,” ungkapnya.

 

Karena dalam pandangannya, vaksinasi adalah langkah ekosistem sosial, agar terbentuk lingkungan masyarakat yang sehat.

 

“Sehingga kami kemudian menyampaikan bahwa upaya vaksinasi jangan sampai berhenti, melainkan harus berlanjut kepada siapa saja yang kerap berhadapan dengan jamaah,” terangnya.

 

Menurut pria yang juga Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur tersebut, langkah dilakukan PWNU Jatim sebagai ikhtiar memastikan terbentuknya komunitas kesehatan.

 

“Karena ibu nyai dan ning juga sering berhadapan dengan jamaah, karena itu juga harus memiliki imunitas dengan vaksinasi ini,” jelasnya.

 

Kegiatan yang akan dimulai sejak pagi tersebut akan diikuti sekitar 150 peserta. Mereka harus terlebih dahulu melewati sejumlah prosedur, termasuk screening.

 

 

Pihak panitia sendiri telah menyiapkan sejumlah tenaga kesehatan dan relawan. Hal tersebut tentu saja demi memastikan selama kegiatan berlangsung tetap menaati protokol kesehatan.

 

Editor: Romza

Bank Jatim (31/7)