Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Gubernur Jatim Sebut Bakal Ada Kawasan Industri Halal Pertama di Indonesia

Gubernur Jatim Sebut Bakal Ada Kawasan Industri Halal Pertama di Indonesia
Khofifah tinjau produk saat peresmian UPT Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM di Malang (30/03/2021). (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)
Khofifah tinjau produk saat peresmian UPT Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM di Malang (30/03/2021). (Foto: NOJ/Madchan Jazuli)

Malang, NU Online Jatim

Di masa pandemi banyak hal yang ingin terus dicapai, termasuk dalam peningkatan ekonomi. Lompatan strategis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) didorong untuk bergeliat, salah satunya kawasan industri halal yang menempati Industri Kecil Menengah (IKM).

 

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan saat ini sedang proses pembangunan Kawasan Industri Halal yang berada di Eco Industrial Park Safe n Lock Sidoarjo. Menjadi yang pertama karena satu lagi rencana di Banten masih dalam tahap proses pembangunan.

 

"Di Sidoajo sudah dibangun, maka akan menjadi Kawasan Industri Halal (KIH) pertama di Indonesia untuk Industri Kecill Menengah (IKM)," kata Khofifah Indar Parawansa saat Peresmian UPT Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM di Kota Malang, Selasa (30/03/2021).

 

Pihaknya mengatakan, KIH Sidoarjo seluas 148 hektare sebagai bentuk dukungan kepada pelaku usaha baik masyarakat maupun potensi pondok pesantren yang tersebar di Jawa Timur jumlahnya ribuan.

 

"Pesantren di Jawa Timur ada 6000 lebih, dan rata-rata sudah punya Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren). Hari ini bahkan ada One Pesantren One Produk (OPOP)," ungkap mantan Menteri Sosial ke-27 ini.

 

Khofifah sapaan akrab Ibu Gubernur menambahkan bahwa laboratorium kehalalan produk harus ada.

 

"Selain itu juga Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di dalam Kawasan Industri Halal harus disiapkan," tambahnya.

 

Demi mendorong adanya kualitas ekspor, Khofifah menilai perlu adanya format standart uji kualitas. Pemprov Jatim bakal memfasilitasi dengan menggandeng Bank Indonesia (BI). Sekarang masih ada Rumah Kurasi di Kediri, ke depan pihaknya akan menambah di beberapa tempat.

 

"Saya sampaikan Pondok Kurasi, Rumah Kurasi, Kawasan Industri Halal, ini adalah ekosistem yang harus kita siapkan," pungkas ibu lulusan Strata II Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia tersebut.

 

Editor: Risma Savhira

F1 Promosi Iklan