Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Guru RA dan PAUD di Sumenep Dilatih Cakap Berdongeng Aswaja

Guru RA dan PAUD di Sumenep Dilatih Cakap Berdongeng Aswaja
Logo NU. (Foto: NOJ/Istimewa)
Logo NU. (Foto: NOJ/Istimewa)

Sumenep, NU Online Jatim

Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) sudah berusia 69 tahun. Untuk memeriahkannya, Pimpinan Cabang (PC) Pergunu Sumenep menggelar Workshop Mendongeng for Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Raudlatul Athfal (RA) di kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Rubaru, Sumenep, Sabtu (10/4/2021).

 

Seluruh guru PAUD dan RA dari Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI), dan Ikatan Guru Raudlatul Athfal (IGRA) se-Kecamatan Rubaru, hadir dalam kegiatan ini. Hadir pula Ketua Pergunu Sumenep Mohammad Sholeh dan pendongeng nasiona Avan Fathurrahman.

 

Sholeh mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini diadakan adalah untuk meningkatkan keterampilan dan menggunakan media sosial saat mendongeng, terutama dongeng dengan konten Ahlusunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.

 

"Momen ini jangan disia-siakan, karena media sosial saat ini kerap digunakan oleh anak didik. Mungkin lewat forum ini, para guru bisa mengikuti arus zaman yang serba-serbi digital," kata Sholeh.

 

Menurutnya, kini saatnya guru terampil dalam mendongeng dan mampu menggunakan media dengan baik agar anak didik tidak terlarut dengan kisah-kisah yang kurang mendidik di berbagai media sosial.

 

"Kenalkanlah dan tanamkanlah sejak dini amaliayah dan fikrah Aswaja saat ibu guru menggunakan metode dongeng saat merealisasikan KBM di kelas atau pun secara virtual di masa pandemi," ujar Sholeh.

 

Editor: Nur Faishal

PWNU Jatim