Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Hari Bhayangkara, NU Jatim Apresiasi Peran Polri Atasi Covid-19

Hari Bhayangkara, NU Jatim Apresiasi Peran Polri Atasi Covid-19
Anggota Polri. (Foto: NOJ/Antara)
Anggota Polri. (Foto: NOJ/Antara)

Surabaya, NU Online Jatim

Hari Bhayangkara diperingati pada 1 Juli setiap tahunnya. Dan di tahun ini, Bhayangkara memasuki usia yang ke-75 tahun. Menanggapi hal tersebut, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menyampaikan harapan-harapan terhadap Polri.

 

“Kami mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-75. Tentu harapannya Polri semakin profesional, bersih, dan jargon mengayomi masyarakat itu tidak hanya sekedar kalimat tapi menjadi karakter bagi semua anggota Polri,” kata KH Abdussalam Shohib, Wakil Ketua PWNU Jawa Timur, Kamis (01/06/2021).

 

Pria yang akrab disapa Gus Salam itu juga meminta agar Polri tetap dengan sabar memberikan pengertian kepada masyarakat terkait pandemi Covid-19.

 

Apalagi di situasi saat ini dimana pandemi masih menghantui di semua lini masyarakat. Tentu pendekatan-pendekatan persuasif dan manusiawi kepada masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan serta mengajak agar mau mengikuti vaksinasi,” ujarnya.

 

Gus Salam mengungkapkan apresiasi atas kerja Polri dalam penanganan pandemi covid-19. Pasalnya Polri selalu sigap dan cepat dalam merespons permasalahan ini.

 

“Kami juga berterima kasih atas kerja keras Polri selama ini yang terus menjadi garda terdepan dalam merespons dan mengantisipasi kondisi yang mengkhawatirkan ini,” ungkapnya.

 

Terkait Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah, Gus Salam menjelaskan bahwa hal tersebut sangat penting diterapkan mengingat kasus Covid-19 kian hari kian meningkat.

 

“PPKM mikro maupun darurat sangat penting dan harus berlaku secara ketat. Jika tidak kondisi negara kita sangat kacau. Kita harus belajar banyak dari situasi di India dan Malaysia yang ketika dibiarkan dampaknya sangat tidak baik,” jelasnya.

 

Oleh karena itu, lagi-lagi dalam hal itu perlu peran Polri untuk mengawal PPKM. Namun tetap harus mengedepankan sisi kemanusiaan.

 

“Memang saat Covid-19 ini memerlukan peran-peran vital Polri tapi kami berpesan agar mengedepankan sisi kemanusiaan. Karena saat PPKM tentu akan ada kesulitan-kesulitan dari masyarakat di sektor ekonomi. Jadi bagaimana Polri juga memberi solusi agar masyarakat mematuhi peraturan dan di satu sisi kebutuhan pokok juga terpenuhi,” pungkas Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Jombang itu.


Editor:
F1 Bank Jatim