Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Hari Senin Mau Puasa? Ini Niatnya

Hari Senin Mau Puasa? Ini Niatnya
Senin disunnahkan untuk puasa. (Foto: NOJ/Mdm)
Senin disunnahkan untuk puasa. (Foto: NOJ/Mdm)

Di banyak kesempatan, Nabi Muhammad SAW menyampaikan bahwa dirinya sangat senang memperlakukan lebih istimewa kepada hari Senin. Karena di hari tersebut Rasulullah dilahirkan.

 

Dikemukakan bahwa Senin merupakan waktu istimewa bagi umat manusia dan alam semesta. Dengan demikian, hari pertama tersebut menjadi salah satu hari yang baik untuk melaksanakan ibadah puasa sunnah.

 

Dalam hadits riwayat Imam Muslim disampaikan bahwa puasa sunnah hari Senin sangat dianjurkan lantaran banyak peristiwa penting.

 

قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ قَالَ ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَيَّ فِيهِ

 

Artinya: Dari Qatadah Al-Anshari RA, Rasulullah ketika ditanya tentang puasa hari Senin mengatakan: Itu (hari Senin) adalah hari kelahiranku, hari kerasulanku atau hari penurunan wahyu kepadaku. (HR Muslim).

 

Artikel diambil dariLafal Niat Puasa Sunnah Hari Senin

 

Adapun berikut ini adalah lafal niat puasa sunnah hari Senin.

 

 نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلهِ تَعَالَى 

 

Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillâhi ta‘âlâ.

 

Artinya: Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah SWT.

 

Ulama mazhab Syafii menempatkan puasa sunnah hari Senin pada urutan pertama sebelum puasa sunnah hari Kamis dari lima belas jenis puasa sunnah yang sangat dianjurkan dalam agama Islam.

 

 

Berikut ini adalah keterangan yang terdapat pada kitab Tuhfatut Thullab atau Syarah Tahrir yang mengutip hadits riwayat At-Tirmidzi dan lainnya:

 

 والمؤكد منه خمسة عشر صوم الاثنين والخميس لأنَّه صلى الله عليه وسلم كَانَ يَتَحَرَّى صومَهما. وقال تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ رواه الترمذي وغيره

 

Artinya: Puasa yang dianjurkan berjumlah lima belas. Pertama puasa sunah Senin dan Kamis karena Rasulullah SAW memilih untuk berpuasa pada hari Senin dan Kamis. Rasulullah bersabda: Berbagai amal manusia ditampakkan di hadapan (Allah) pada hari Senin dan Kamis. Aku senang bila amalku dihadapkan pada saat aku berpuasa. HR At-Tirmidzi dan lainnya. (Abu Zakaria Al-Anshari, Tuhfatut Thullab bi Syarhi Tahrir Tanqihil Lubab, [Beirut, Darul Fikr: 2006 M/1426-1427 H], juz I, halaman 410).

 

Pada beberapa keterangan ini, kita menarik simpulan bahwa puasa sunnah hari Senin sangat dianjurkan sesuai hadits Rasulullah SAW baik secara qauli maupun fi’li. Puasa hari Senin mendapatkan urutan pertama dibanding puasa sunnah hari Kamis karena keunggulan beberapa keistimewaan hari Senin.

 

Mumpung waktu masih memungkinkan, silakan menyiapkan santap malam dan diniatkan untuk puasa besok Senin. Semoga Allah SWT memberikan kekuatan sehingga bisa melaksanakan puasa dengan sempurna.


Editor:
F1 Bank Jatim