Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Heboh Pelajar Pasuruan Coreti Gapura Rayakan Kelulusan, Berikut Imbauan IPNU

Heboh Pelajar Pasuruan Coreti Gapura Rayakan Kelulusan, Berikut Imbauan IPNU
Isi surat imbauan PC IPNU Kabupaten Pasuruan. (Foto: NOJ/ Muhammad Sirojuddin).
Isi surat imbauan PC IPNU Kabupaten Pasuruan. (Foto: NOJ/ Muhammad Sirojuddin).

Pasuruan, NU Online Jatim

Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pasuruan menerbitkan surat imbauan untuk seluruh pelajar tentang etika perayaan kelulusan. Surat yang dikeluarkan pada hari Rabu (09/06/2021) itu merespon kejadian aksi corat-coret saat merayakan kelulusan di Pasuruan beberapa hari lalu.

 

Bukan sekedar baju, aksi corat-coret itu di antaranya dilakukan para pelajar tepatnya di gapura perbatasan Puspo-Tosari, Kabupaten Pasuruan.

 

Dalam surat imbauan ini disampaikan bahwa PC IPNU Kabupaten Pasuruan melarang anggota, kader dan pelajar NU khususnya melakukan konvoi dan corat-coret fasum saat perayaan kelulusan.

 

Berikut poin-poin surat imbauan PC IPNU tersebut:

1. Melaksanakan kegiatan tasyakuran kelulusan dengan do’a bersama virtual di masing-masing pimpinan;

2. Tidak merayakan kelulusan dengan melakukan konvoi, corat-coret atau kegiatan lain yang 

merugikan masyarakat umum dan melanggar hukum;

3. Menyemarakkan kampanye #pelajarpasuruansantun dalam setiap postingan media sosial di masing-masing pimpinan;

4. Ikut membantu pemerintah dalam memerangi Pandemi Covid-19 dan menjaga keamanan serta ketertiban sekolah;

5. Melakukan semua poin di atas dengan senantiasa patuh terhadap protokol kesehatan

 

Imam Subondo, Ketua PC IPNU Kabupaten Pasuruan mengatakan, pihaknya mengajak pelajar untuk melakukan kegiatan bermanfaat meski mensyukuri kelulusan yang telah diraihnya.

 

"Saya menekankan kepada seluruh pelajar, khususnya pelajar NU agar merayakan kelulusan dengan hal yang positif, lakukan hal yang bermanfaat, dirayakan dengan tasyakuran misalnya," katanya.

 

Sementara itu, Sekertaris PC IPNU Kabupaten Pasuruan Nur Ali Farchan meminta pelajar tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak bermanfaat.

 

"Kadang pelajar sekarang gampang terpengaruh media, misal pelajar lain melakukan sesuatu yang ikut-ikutan, nah sifat inilah kemudian yang harus diperbaiki apalagi dengan cepatnya perkembangan media," ujarnya.

 

 

Ia berharap para pelajar NU tidak mudah terbawa perasaan (baper) sehingga mudah ikut-ikutan padahal tidak bermanfaat.

 

"Saya harap tidak ikutan sesuatu yang tidak baik, terutama yang ada di media sosial. Lebih melihat sesuatu dari berbagai sudut pandang agar mendapatkan penilaian yang objektif," harapnya.


Editor:
F1 Bank Jatim