Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka Imsakiyah

Industri Halal di Jatim Harus Segera Diwujudkan

Industri Halal di Jatim Harus Segera Diwujudkan
Industri halal di Jatim dapat dioptimalkan secara maksimal. (Foto: NOJ/MIa)
Industri halal di Jatim dapat dioptimalkan secara maksimal. (Foto: NOJ/MIa)

Surabaya, NU Online Jatim

Pembahasan industri halal di Jawa Timur sudah sekian lama dilakukan. Dari sejumlah diskusi terkait hal tersebut, semakin menemukan kesimpulan untuk industri halal ke depan.

 

Masdar Hilmy pada webinar  ‘Menyongsong Era Industri Halal Jawa Timur: Peluang dan Tantangan’ mengatakan, sudah saatnya industri halal segera ditindaklanjuti dengan program nyata. Sehingga industri halal bisa dikerjakan dan dikembangkan bersama.

 

“Tujuan webinar ini tidak lain adalah mempertajam arah pembicaraan dalam mengidentifikasi untuk mengambil peran aktif, peran partisipatif dan produktif sesuai kapasitas dan kompetensi kita dalam pengembangan industri halal,” katanya, Rabu (03/03/2021).

 

Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya tersebut menambahkan, industri halal Jatim sekarang dibutuhkan fokus pengerjaan. Juga Identifikasi tindak lanjut, dan dibentuk seperti apa yang ideal di masa mendatang.

 

“Pembahasan dan wacana pentingnya industri halal, ekonomi syariah, keuangan syariah, dan semacamnya sudah banyak disampaikan. Yang kita butuhkan adalah penajaman, identifikasi, titik masuk yang presisi dalam mengambil peran yang dibutuhkan dalam pengembangan industri halal,” kata Prof Masdar, sapaan akrabnya.

 

Lebih lanjut dirinya mengajak berbagai kalangan bergandengan tangan dengan tugas masing-masing. Yakni untuk bergegas mempertanggung jawabkan secara maksimal yang telah selama dikatakan. Hal tersebut agar Jatim menjadi industri halal.

 

“Karena itu, izinkan kami menyampaikan keinginan dan aspirasi agar segera melakukan action, tindakan nyata untuk bisa memaksimalkan potensi pengembangan industri halal,” harapnya.

 

Guru besar UINSA tersebut berharap setelah acara, hasil terbaik yang ada segera dapat direalisasikan dan dikembangkan di Jatim.

 

“Misalnya setelah webinar ini kita bisa melakukan penjanjian atau kesepemahaman dengan kepala daerah untuk mengembangkan industri halal di daerah masing-masing,” tutupnya.

 

Editor: Syaifullah

Iklan promosi NU Online Jatim