Home Metropolis Malang Raya Madura Tapal Kuda Kediri Raya Matraman Pantura Keislaman Tokoh Khutbah Opini Nusiana Rehat Jujugan Pendidikan Pemerintahan Parlemen Pustaka

Ingat, Pekerja Keras Adalah Umat Mulia

Ingat, Pekerja Keras Adalah Umat Mulia
Pekerja keras dan jujur mendapatkan posisi mulia dalam Islam. (Foto: NOJ/LP)
Pekerja keras dan jujur mendapatkan posisi mulia dalam Islam. (Foto: NOJ/LP)

Pagi ini kita dapat saksikan sejumlah kendaraan pribadi dan umum lalu-lalang memadati jalanan. Tentu saja, para pengendara dan penumpang sedang bergegas untuk bisa tiba di tempat kerja dengan tepat.

 

Bahkan sebelumnya, para pekerja di pasar dan tempat lain sudah mulai beraktivitas sejak pagi buta, sebelum ayam berkokok. Mereka seakan tidak ingin kehilangan momentum dan kesempatan meraih rezeki demi memenuhi kebutuhan keluarga.

 

Islam sangat menghargai etos kerja dan menjadi hal kunci yang cukup mendapat perhatian. Tak hanya kerja untuk kehidupan akhirat kelak, tapi juga kerja untuk keberlangsungan hidup di dunia.

 

Islam melarang umatnya berpangku tangan atau menunggu belas kasihan orang. Sebaliknya, agama samawi ini menekankan pentingnya kerja keras dan profesionalitas.

 

Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, umat Islam diarahkan oleh agamanya agar meningkatkan kualitas takwa dan keimanannya secara terus menerus dan berkesinambungan. Meningkatkan kualitas takwa, seorang muslim pasti akan meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agamanya secara baik dan lebih sempurna. Islam mengarahkan umatnya agar memiliki etos kerja yang tinggi dan mengarah pada profesionalisme.

 

Bila kita perhatikan ayat al-Qur’an yang menekankan tentang iman kepada Allah, selalu diikuti dengan amal yang saleh yaitu bekerja secara baik, dengan etos kerja tinggi, rencana yang telah disiapkan dan mengarah pada profesionalisme.

 

Dalam al-Qur’an banyak dijumpai bimbingan dan pengarahan pada kegiatan seperti disebutkan di atas, misalnya:

 

 فَأَمَّا الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ فَيُدْخِلُهُمْ رَبُّهُمْ فِي رَحْمَتِهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْمُبِينُ

 

Artinya: Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka Tuhan mereka memasukkan mereka ke dalam rahmat-Nya. Itulah kemenangan yang nyata. (QS. al-Jatsiah, 45:30)

 

Manusia yang beriman dan bekerja dengan baik, sehingga melahirkan karya besar yang bermanfaat bagi sesamanya, disebutkan al-Qur’an sebagai manusia yang paling baik dan terpuji. Sesungguhnya manusia yang paling mulia adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi sesamanya dan makhluk lain secara menyeluruh.

 

إِنَّ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ أُولَئِكَ هُمْ خَيْرُ الْبَرِيَّةِ

 

Artinya: Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan melakukan pekerjaan yang baik, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. (QS. al-Bayyinah, 98:7)

Karenanya, niati kerja hari ini dan seterusnya dengan tulus dan berharap balasan terbaik dari Allah SWT.

PWNU Jatim Harlah